kingsheadwye.com

Rembang Expo 2026 libatkan puluhan UMKM

Rembang Expo 2026 libatkan puluhan UMKM

Minggu, 2 Agustus 2026 18:13 WIB

Image Print

Pengunjung memadati acara "Rembang Expo 2026" sebagai ajang promosi produk unggulan yang berlangsung mulai 31 Juli hingga 9 Agustus 2026 di Gedung Balai Kartini Rembang, Jawa Tengah, Jumat (31/7/2026). ANTARA/HO-Diskominfo Rembang.

Rembang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, menggandeng 50-an pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di daerah setempat untuk ikut meramaikan "Rembang Expo 2026" sebagai ajang promosi produk unggulan di Rembang.

"Selain UMKM lokal Rembang, kami juga melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), serta puluhan gerai peserta umum dari berbagai daerah melalui mekanisme subsidi silang," kata Bupati Rembang Harno dalam keterangan tertulis yang diterima di Rembang, Minggu.

Pada 2026, kata Bupati, terdapat 160 gerai yang terdiri atas lebih dari 20 gerai OPD, sekitar 50 gerai UMKM Kabupaten Rembang, serta puluhan gerai peserta umum dari berbagai daerah melalui mekanisme subsidi silang.

Pelaksanaan pameran berlangsung di Gedung Balai Kartini Rembang selama 10 hari, yang dibuka sejak Jumat (31/7) malam, hingga 9 Agustus 2026.

Menurut dia, kehadiran peserta dari luar daerah menjadi warna tersendiri sekaligus memperluas jejaring promosi dan pemasaran bagi pelaku usaha di Kabupaten Rembang.

Bupati Harno mengatakan Rembang Expo bukan sekadar agenda pameran, tetapi menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat, sehingga produk yang dihasilkan dapat lebih dikenal luas.

"Sangat positif, paling tidak masyarakat mengetahui UMKM yang ada di Rembang itu apa saja. Dari luar daerah juga ternyata minatnya sangat luar biasa," ujar Harno.

Ia menyampaikan salah satu tantangan terbesar UMKM bukan hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memperluas akses pasar. Karena itu, keberadaan expo ini menjadi media promosi yang efektif agar masyarakat mengenal produk-produk lokal secara langsung.

"Ketika masyarakat sudah mengetahui kualitas sebuah produk, peluang untuk melakukan pembelian ulang akan semakin besar. Dampaknya tidak hanya meningkatkan omzet pelaku usaha, tetapi juga memperkuat perekonomian daerah," ujar dia.

Untuk itu, dia berharap seluruh peserta memanfaatkan momentum tersebut dengan menampilkan produk terbaik, memperbaiki kualitas pelayanan, serta aktif membangun komunikasi dengan para pengunjung.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Rembang Kreatif Edi Siswanto mengungkapkan Rembang Expo 2026 tampil berbeda dibandingkan dengan pameran sebelumnya. Selain menyiapkan 160 gerai jualan dengan melibatkan puluhan UMKM, penyelenggara juga menghadirkan wahana dinosaurus sebagai daya tarik baru bagi masyarakat.

Konsep tersebut, kata dia, sengaja dihadirkan agar Rembang Expo 2026 tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga menjadi ruang hiburan dan apresiasi terhadap kreativitas masyarakat.

Sementara itu, kehadiran peserta dari luar daerah, menurut dia, bukan untuk menjadi pesaing semata, tetapi menjadi motivasi agar UMKM Rembang semakin kreatif, terus berinovasi, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.