kingsheadwye.com

Resep Pir Kukus Praktis, Cara Baru Nikmati Buah Hangat di Rumah

Jakarta -

Menyantap buah pir secara langsung atau diolah menjadi jus segar tentu sudah biasa. Namun, pernahkah kamu membayangkan menikmati buah manis ini dalam kondisi hangat setelah dikukus?

Mengukus buah pir belakangan ini tengah menyita perhatian para pencinta kuliner. Cara penyajian yang terbilang tak biasa ini menawarkan pengalaman baru dalam menikmati buah-buahan, sekaligus memperkaya variasi cara mengonsumsi kudapan sehat sehari-hari.

Sajian pir kukus ini menawarkan cara unik menikmati buah secara utuh. Dilansir dari Kimchimari.com (21/8/2026), olahan ini terbilang praktis karena hanya membutuhkan empat bahan utama, yaitu 1 buah pir, 1 sendok makan merica utuh, 1/3 cangkir madu, dan 3 buah jujube dates (kurma merah Korea). Berikut ini cara membuatnya:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  1. Buang biji jujube dates, lalu iris atau cincang halus daging buahnya.

  2. Potong bagian atas pir beserta batangnya menggunakan pisau pengupas untuk dijadikan sebagai penutup. Setelah itu, kerok bagian tengah buah untuk membuang biji dan sebagian dagingnya. Pastikan menyisakan ketebalan daging sekitar 2 cm agar bentuk pir tetap kokoh saat dikukus.

  3. Masukkan lada hitam, potongan daging pir hasil kerokan, irisan jujube, serta madu ke dalam bagian tengah pir yang sudah dikerok.

  4. Siapkan kukusan (bisa menggunakan pressure rice cooker atau kukusan biasa), lalu letakkan buah pir di dalamnya. Tutup kembali bagian atas pir dengan potongan penutupnya tadi.

  5. Kukus pir dalam pressure rice cooker menggunakan mode steam selama 30 menit. Jika menggunakan kukusan biasa di atas kompor, kukus selama kurang lebih 1 jam atau sampai tekstur buah menjadi sangat lembut.

Proses pengukusan membawa perubahan besar pada karakteristik buah pir. Daging buah yang tadinya renyah dan padat bertransformasi menjadi sangat lembut, lumer di mulut, serta melimpah kandungan airnya (juicy).

Suhu panas saat dikukus juga membantu karamelisasi alami pada buah. Hasilnya, rasa manis alami dari pir keluar secara maksimal tanpa perlu penambahan pemanis buatan berlebih. Menyantap pir kukus hangat memberikan sensasi comfort food yang cocok dinikmati kapan saja.

Meski terasa asing bagi sebagian orang, mengolah buah pir dengan cara dikukus sebenarnya merupakan tradisi lama di beberapa negara Asia Timur, seperti Tiongkok dan Korea. Dalam budaya kuliner setempat, olahan pir hangat ini kerap disajikan sebagai santapan penutup yang menenangkan, terutama saat cuaca dingin.

Mengubah cara penyajian buah seperti ini bisa jadi opsi seru agar agenda makan buah tidak membosankan. Selain caranya yang praktis, rasanya yang manis dan hangat sangat cocok dinikmati kapan saja. Jadi, tertarik untuk mencoba resep pir kukus ini di rumah?

(anl/ega)