kingsheadwye.com

Respons Netanyahu Ada Aksi Walk Out saat Mau Pidato di PBB: Jika Ada Pengecut Moral Belum Keluar, Lakukan Sekarang

Jumat, 25 September 2026 - 10:10 WIB

Jakarta, VIVA – Delegasi Indonesia melakukan aksi walk out dari aula Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Kamis waktu setempat, pada saat pentolan rezim zionis Benjamin Netanyahu bersiap menyampaikan pidato.

Baca Juga

Sebagaimana rekaman yang disampaikan Perutusan Tetap RI di New York, diterima di Jakarta, Jumat pagi, para diplomat Indonesia yang sebelumnya duduk di aula sidang tampak bergegas meninggalkan kursi mereka saat Netanyahu dipersilakan naik ke mimbar untuk menyampaikan pernyataan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain Indonesia, tampak pula diplomat dari berbagai negara lain berduyun-duyun meninggalkan kursi mereka dan keluar ruangan sebagai bentuk protes kepada pemimpin rezim zionis Israel itu.

Baca Juga

Suasana di dalam aula Majelis Umum PBB menjadi riuh saat para delegasi meninggalkan kursi mereka dan keluar ruangan. Suasana itu juga membuat pemimpin sidang mengetuk palu untuk meminta para delegasi menjaga ketertiban.

Antrean keluar bahkan sampai terbentuk karena banyak para delegasi yang melakukan aksi walk out.

Baca Juga

Merespons jumlah delegasi yang walk out, Netanyahu justru berseloroh mempersilakan mereka keluar sebelum dia berpidato.

“Sebelum saya mulai, jika ada pengecut moral yang masih belum keluar dari aula ini, tolong lakukan sekarang,” kata Netanyahu meledek para peserta sidang, sebagaimana disiarkan UN Web TV.

Adapun menurut laporan Jerusalem Post, dikutip Sputnik, Netanyahu hanya akan menghabiskan waktu selama enam jam di Amerika Serikat untuk hadir dalam Sidang Majelis Umum PBB.

Dia juga tidak akan bertemu Presiden AS Donald Trump ataupun Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kehadiran Netanyahu dalam Sidang Majelis Umum PBB pada 2026 dilakukan saat kecaman internasional terus meluas terhadap kejahatan rezim Israel di Jalur Gaza dan Tepi Barat Palestina, serta pelanggaran gencatan senjata di Lebanon yang mengakibatkan eskalasi di kawasan.

Terlebih lagi, surat perintah penangkapan Netanyahu yang diterbitkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) pada 2024 masih berlaku. (Ant)

Delegasi Indonesia dan negara lain walkout saat Netanyahu pidato di PBB

Suasana Ricuh di PBB! Delegasi Indonesia dan Puluhan Negara Walkout Saat Netanyahu Pidato

Puluhan utusan dari berbagai negara meninggalkan ruang sidang saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidatonya di hadapan PBB kamis 24 September

VIVA.co.id

25 September 2026