kingsheadwye.com

Reza Arap ungkap alasan peluncuran "Harusnya Horror" pada 20 Agustus

Jakarta (ANTARA) - Sutradara sekaligus aktor Reza Oktovian, yang dikenal sebagai Reza Arap, mengungkapkan alasan peluncuran film "Harusnya Horror" ke jaringan bioskop pada 20 Agustus 2026.

Dalam acara premier "Harusnya Horror" di Jakarta Selatan, Kamis, ia menyampaikan bahwa penentuan waktu penayangan perdana film tersebut di bioskop melibatkan rumah produksi, distributor, dan pengelola jaringan bioskop.

"Pasti ada pertimbangan dari PH sama dari bioskop. Tapi dipilih ini karena tanggalnya kayaknya paling baik-baik aja," katanya.

"Maksudnya, demi quality film tersebut, bukan melawan film lain, karena pasti ada pertimbangan dari pihak produser dan bioskopnya seperti apa," ia menambahkan.

Reza sebelumnya menyampaikan bahwa ia menargetkan "Harusnya Horror" bisa menarik 4,3 juta penonton.

Dia bahkan berkelakar akan menghapus akun Instagram pribadinya kalau film yang menandai debutnya sebagai sutradara itu tidak bisa menarik satu juta penonton.

Baca juga: Film "Kuasa Gelap: Perjanjian Darah" akan hadir dalam format IMAX

Ketika ditanya mengenai waktu penayangan "Harusnya Horror" yang masih dalam rentang masa pemutaran film waralaba besar seperti "Spider-Man: Brand New Day", Reza menanggapi dengan santai.

"Ada Spider-Man? Men...," katanya lalu tertawa.

"Tapi kan itu bukan lawan, ya? Itu itu kan udah enggak enggak masuk akal. Kesampingkan, ya, karena itu bukan saingan," ia menambahkan.

Film "Harusnya Horror" diproduksi oleh Ess Jay Pictures bersama Sinemart Indonesia.

Selain Reza Arap, selebritas Lula Lahfah juga masuk dalam jajaran pemeran film "Harusnya Horror."

Lula Lahfah meninggal pada Januari 2026, setelah proses syuting film itu selesai.

Baca juga: Polisi beri 30 pertanyaan ke Reza Arap terkait kematian Lula Lahfah

Baca juga: Reza Arap hadir semasa proses evakuasi jenazah Lula Lahfah

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.