Road to Laweyan Fest 2026 gelar Festival Umbul-Umbul Batik
Road to Laweyan Fest 2026 gelar Festival Umbul-Umbul Batik
Jumat, 24 Juli 2026 16:34 WIB
Festival Umbul-Umbul pada Road to Laweyan Fest 2026 di Solo, Jawa Tengah, Jumat (24/7/2026). ANTARA/Aris Wasita
Solo (ANTARA) - Menyambut perhelatan akbar Laweyan Fest 2026, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Batik Laweyan menggelar pra-acara (pre-event) bertajuk Road to Laweyan Fest 2026.
Ketua Panitia Road to Laweyan Fest 2026 Yanu Nugroho Wibisono di Solo, Jawa Tengah, Jumat mengatakan agenda utama dari kegiatan tersebut adalah Festival Umbul-Umbul Batik.
Ia menjelaskan festival ini bertujuan untuk melestarikan budaya batik dengan media yang berbeda dan memiliki karakter khas Laweyan. Sebanyak 100 peserta dari kalangan pelaku UMKM di Jawa Tengah dan DIY ikut ambil bagian dalam lomba pembuatan umbul-umbul batik ini.
“Kami terinspirasi dari festival balon udara di Wonosobo. Di Laweyan, kami ingin menampilkan umbul-umbul batik. Pada festival ini kami mengambil tema Laweyan Sepanjang Masa,” katanya.
Untuk mendukung para perajin, panitia memberikan subsidi berupa kain, pewarna, hingga lilin malam khusus berbahan dasar kelapa sawit.
Sekretaris Panitia sekaligus Wakil Ketua Pokdarwis Laweyan Amirul Mukminin menambahkan penggunaan lilin sawit ini merupakan langkah inovatif untuk menggantikan bahan baku malam konvensional.
“Selama ini pengrajin menggunakan campuran parafin, gondorukem, bahkan ada yang memakai lemak sapi. Malam berbahan sawit ini bisa menjadi alternatif,” katanya.
Sebagai rangkaian acara, pada Sabtu (25/7) panitia juga akan memberikan penghargaan kepada tiga wanita yang merupakan sosok inspiratif bagi kaumnya, yakni Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani, anggota DPRD Kota Surakarta Sekar Tandjung, dan budayawan sekaligus penyanyi keroncong Sruti Respati.
Ketiganya dinilai sebagai representasi tokoh yang berkarakter kuat di bidangnya masing-masing. Panitia berharap apresiasi ini mampu membangkitkan kembali semangat figur Mbok Mase, sebutan historis bagi para saudagar perempuan tangguh penggerak ekonomi dan budaya di Kampung Batik Laweyan dalam versi modern.
Sementara itu, rangkaian Road to Laweyan Fest 2026 ini akan berlangsung secara estafet di beberapa lokasi. Setelah dibuka di kawasan Kampung Batik Laweyan pada 18–25 Juli, festival umbul-umbul ini akan bergeser ke kawasan Sondakan pada 31 Juli, dan puncaknya akan dipamerkan di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) pada 4 Agustus mendatang sekaligus pengumuman juara lomba.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.