Rusia dan Uni Emirat Arab turut berduka atas gempa NTT
Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar Federasi Rusia di Jakarta menyampaikan belasungkawa yang tulus atas jatuhnya korban jiwa serta kerusakan akibat gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Kami turut berduka cita kepada para keluarga dan kerabat korban meninggal dunia. Kami berharap kehidupan masyarakat di wilayah-wilayah yang terdampak bencana alam ini dapat segera kembali ke normal," tulis Kedubes Rusia di Instagram pada Ahad.
Sementara itu, Pemerintah Uni Emirat Arab juga menyampaikan solidaritas dengan Indonesia seraya menyampaikan belasungkawa kepada para korban yang terdampak gempa.
"Uni Emirat Arab menyatakan solidaritasnya dengan Republik Indonesia atas gempa bumi yang mengakibatkan sejumlah korban jiwa dan luka-luka serta kerusakan properti yang cukup besar," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri UAE di X, Sabtu.
UAE juga mendoakan agar seluruh para korban segera diberikan kesembuhan.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu pagi.
Berdasarkan laporan sementara diterima Kementerian Sosial RI, gempa tersebut berdampak ke sejumlah wilayah terutama Kabupaten Nagekeo, Sikka, Manggarai, Manggarai Barat, dan Ende.
Sekitar 2.000 jiwa dilaporkan terdampak, sedangkan jumlah pengungsi masih dalam proses pendataan.
Sementara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data sementara hingga Sabtu, pukul 18.48 WIB bahwa jumlah total korban meninggal dunia akibat gempa tersebut mencapai 47 orang.
Baca juga: Kemenbud pantau aset kebudayaan pascagempa NTT
Baca juga: UMY salurkan bantuan dan mobilisasi mahasiswa bantu korban gempa NTT
Baca juga: Pengamat: respons cepat gempa NTT harus jadi standar pemerintah
Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.