kingsheadwye.com

Sekda Sorong ajak warga aktif cegah karhutla - ANTARA News Papua Tengah

Sorong (ANTARA) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sorong Nimrod Sesa mengajak warga berperan aktif meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau.

"Kami mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan," katanya di Sorong, Papua Barat Daya, Minggu.

Ia juga mengingatkan masyarakat yang melakukan aktivitas berkebun agar memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.

"Kalaupun ada yang berkebun, pastikan ketika pulang ke kebun api sudah benar-benar padam. Jangan sampai masih ada api yang tertinggal," ujarnya.

Nimrod mengatakan berdasarkan laporan kepolisian terdapat sekitar 13 titik kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Sorong.

Sebanyak empat titik berada di Distrik Aimas, dua titik di Distrik Mariat, tiga titik di Distrik Mayamuk, satu titik di Distrik Makbon, dua titik di Distrik Moisegen, dan satu titik di Distrik Segun.

Untuk mengantisipasi dan menangani kejadian karhutla, Pemerintah Kabupaten Sorong bersama Polres Sorong sepakat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Karhutla.

Ia menjelaskan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sorong bersama Polres Sorong akan segera menyusun struktur dan personel Satgas Karhutla untuk selanjutnya ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Sorong.

Selain pembentukan satgas, pemerintah daerah juga menyiapkan satu gedung yang akan digunakan sebagai posko koordinasi penanganan karhutla.

"Kami berharap dalam satu atau dua hari ke depan semuanya sudah siap sehingga kami bisa berkoordinasi terkait dengan karhutla yang terjadi di Kabupaten Sorong," katanya.

Nimrod mengatakan setelah satgas dan posko terbentuk, pemerintah akan menginventarisasi seluruh sumber daya yang tersedia, termasuk kendaraan pemadam kebakaran serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Pemerintah distrik, tenaga kesehatan melalui puskesmas, TNI, Polri, serta unsur masyarakat akan dilibatkan dalam penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Sorong.

Ia menegaskan Satgas Karhutla tidak hanya disiapkan untuk menghadapi musim kemarau, tetapi diharapkan dapat bekerja secara berkelanjutan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

"Satgas ini bukan saja pada saat kemarau, tetapi pada saat penghujan juga kita harus siap. Namanya musibah, mau panas atau hujan pasti ada kemungkinan terjadi," ujarnya.

Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.