kingsheadwye.com

Sekjen PBB mengakui Indonesia sebagai pilar multilateralisme, perdamaian

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyebut bahwa Indonesia merupakan pilar multilateralisme dan perdamaian sebagaimana tercermin melalui kontribusi negara itu kepada perkembangan dunia serta pasukan perdamaian PBB.

“Indonesia adalah pilar multilateralisme. Indonesia terus memainkan pengaruh dalam membentuk kerja sama internasional di kawasan Asia Pasifik dan Global Selatan secara lebih luas,” kata Sekjen PBB dalam pernyataan yang disampaikan pada agenda “Foreign Policy Circle Talks” di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Jakarta, pada Senin.

Dia berkata Indonesia sudah memainkan peran dalam multilateralisme bahkan ketika baru merdeka satu dasawarsa dengan menggelar Konferensi Asia Afrika di Bandung pada 1955 yang mempertemukan sesama negara yang baru merdeka.

“Global Selatan lahir pada saat itu,” ungkapnya.

Sejak saat itu, Indonesia terus menunjukkan pengaruhnya dalam berbagai organisasi internasional yang diikuti, antara lain ASEAN, G20, D-8, BRICS, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), serta PBB.

Sekjen PBB secara khusus mengapresiasi peran Indonesia dalam memperkuat hubungan antara ASEAN dan PBB, sebuah kemitraan yang mencakup perdamaian dan keamanan, pembangunan, serta HAM.

Baca juga: Sekjen PBB bermalam di Hambalang

“Indonesia adalah pembangun jembatan diplomatik yang diakui dan dihormati baik di PBB maupun di luar,” kata Guterres.

Dia menyoroti besarnya kontribusi Indonesia dalam Pasukan Penjaga Perdamaian PBB (UN Peacekeeping), dengan hampir 2.000 personel asal Indonesia kini bertugas pada tujuh misi pemeliharaan perdamaian PBB di seluruh dunia.

Ia mengaku amat terkesan saat sebelumnya berkunjung ke Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesia (PMPP TNI) di Sentul, Kabupaten Bogor, di mana personel Indonesia dipersiapkan secara intensif sebelum diterjunkan ke misi perdamaian.

Dalam kesempatan itu, Sekjen PBB bertemu dengan sejumlah personel Indonesia yang akan berpartisipasi dalam misi perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah. Guterres pun menekankan bahwa hal tersebut membuktikan posisi Indonesia yang mampu berperan sebagai “pembawa pesan perdamaian dan jembatan antara utara dan selatan, timur dan barat”.

Pewarta : Nabil Ihsan
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026