kingsheadwye.com

Selama siaga darurat karhutla tercatat 380 kasus ISPA di Pulang Pisau

Selama siaga darurat karhutla tercatat 380 kasus ISPA di Pulang Pisau

Minggu, 16 Agustus 2026 05:55 WIB

Image Print

Kepala Dinas Kesehatan Pulang Pisau dr Ellyana. (ANTARA/Dita Marsena)

Pulang Pisau (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Ellyana mengatakan sebanyak 380 pasien tercatat mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mulai 24 Juli hingga 12 Agustus 2026 dari seluruh kecamatan di kabupaten setempat.

“Lonjakan pasien kasus ISPA merupakan akumulasi laporan yang dihimpun selama 20 hari status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla),” kata Ellyana di Pulang Pisau, Sabtu.

Ellyana menjelaskan, kasus ISPA tersebut menjadi perhatian Dinas Kesehatan karena karhutla dapat mempengaruhi kondisi udara dan meningkatkan risiko gangguan pernapasan bagi masyarakat.

Dirinya menambahkan pencatatan kasus dilakukan secara berkala sehingga perkembangan kesehatan masyarakat dapat diketahui selama penanganan karhutla.

Dia mengingatkan masyarakat untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan membatasi aktivitas ketika kondisi asap sedang pekat. Masyarakat juga diimbau menggunakan kacamata pelindung bila diperlukan.

Baca juga: SDN Pulang Pisau 2 dan SMPN 2 Maliku juara cerdas cermat

Masyarakat diminta rutin mencuci tangan dengan sabun, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih serta beristirahat yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh.

“Masyarakat harus menjaga daya tahan tubuh, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, memperbanyak minum air putih serta menghindari paparan asap,” kata Ellyana.

Menurutnya, upaya pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan selama kabut asap akibat karhutla masih terjadi. Ellyana juga mengimbau masyarakat menutup pintu dan jendela rumah agar asap tidak mudah masuk ke dalam ruangan.

“Asap karhutla memang tidak selalu bisa kita hindari, tetapi dampaknya terhadap kesehatan dapat dikurangi dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan,” demikian Ellyana.

Baca juga: Pemkab Pulang Pisau prioritaskan normalisasi kanal tangani karhutla Tumbang Nusa

Baca juga: Pemprov Kalteng pastikan anak dari keluarga kurang mampu tetap bersekolah

Baca juga: Dinkes Pulpis siagakan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak asap karhutla

Pewarta : Adi Waskito/Dita Marsena
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.