kingsheadwye.com

Serangan Baru AS ke Iran Masuki Hari Keenam |Republika Online

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN – Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap Iran untuk malam keenam berturut-turut, dengan sasaran infrastruktur di wilayah selatan negara tersebut, menurut laporan media setempat. 

Militer AS menyatakan telah memulai rangkaian serangan terbaru pada Kamis malam waktu setempat. Sementara media Iran melaporkan adanya ledakan dan serangan di Pulau Qeshm, Bandar Abbas, Chabahar, Iranshahr, dan Bandar-e Khamir.

Kantor berita Iran, Tasnim, melaporkan bahwa serangan rudal AS menyasar sebuah bandara di Iranshahr. Sementara serangan AS lainnya menghantam menara komunikasi di Bandar Abbas, yang menyebabkan pemadaman listrik di wilayah tersebut. Kantor berita Iran, Fars, melaporkan dugaan serangan AS terhadap sebuah jembatan di Bandar-e Khamir.

Kantor berita Iran, ISNA, melaporkan bahwa stasiun persimpangan kereta api Bandar Abbas menjadi sasaran serangan AS, yang mengakibatkan dua orang terluka. Insiden tersebut tidak menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur.

Fars, melaporkan bahwa dua orang gugur dan delapan lainnya terluka dalam serangan AS yang menghantam Jembatan Kehvarstan serta sebuah kawasan permukiman di Bandar Abbas. Lembaga penyiaran negara Iran, IRIB, menyatakan bahwa rudal permukaan-ke-permukaan HIMARS ditembakkan dari Kuwait ke arah Iran.

Kematian itu menjadikan total korban jiwa mencapai 38 orang sejak AS kembali memulai serangan ke Iran. 

Serangan-serangan tersebut—yang terjadi beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan menyerang infrastruktur Iran—merupakan tanda bahaya terbaru bagi kesepakatan sementara antara AS dan Iran yang ditandatangani kedua pihak bulan lalu. Sejak saat itu, kedua belah pihak saling menuduh telah melanggar nota kesepahaman (MoU) di tengah meningkatnya ketegangan selama sepekan terakhir.

Sebelumnya pada hari Kamis, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim telah melancarkan serangan terhadap pangkalan udara yang digunakan oleh pasukan AS di Bahrain. Mereka menyatakan tindakan itu merupakan tanggapan atas apa yang mereka sebut sebagai serangan AS yang "biadab", yang memaksa dilakukannya evakuasi di sebuah rumah sakit kanker anak di kota Ahvaz, wilayah barat daya Iran. IRGC juga mengklaim telah melancarkan serangan lanjutan yang menyasar Kuwait dan Yordania. 

Angkatan Darat Kuwait menyatakan bahwa serangan Iran melibatkan 32 pesawat nirawak (drone) dan menyasar fasilitas-fasilitas vital, sehingga menimbulkan kerusakan materi. Juru bicara militer Iran, Mohammad Akraminia, memperingatkan bahwa serangan Iran "akan meluas ke wilayah-wilayah baru" jika serangan AS terhadap Iran terus berlanjut.