kingsheadwye.com

Serbu Paris Pemkab Kobar buka akses pangan terjangkau bagi masyarakat

Serbu Paris Pemkab Kobar buka akses pangan terjangkau bagi masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 15:41 WIB

Image Print

Masyarakat terlihat antusias berbelanja di Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan Pemkab Kobar di Pangkalan Bun, Rabu (21/10/2026) ANTARA/Safitri RA.

Pangkalan Bun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak melalui inovasi Serbu Paris (Setiap Rabu Pasar Inflasi), sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah di Pangkalan Bun, Rabu, mengatakan inovasi ini juga bagian dari membuka akses pangan terjangkau kepada masyarakat sekaligus menekan inflasi di daerah ini.

"Serbu Paris ini terbuka untuk umum. Jadi, masyarakat Kobar dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," ucapnya.

Adapun Serbu Paris merupakan inovasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DisperindagkopUKM) Kobar, yang berkolaborasi dengan sejumlah mitra, di antaranya Perum Bulog Cabang Kotawaringin Barat dan Pertamina.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan mengacu pada harga eceran tertinggi (HET). Di mana beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan lima kilogram seharga Rp60.000 per sak, Beras Kita Premium Rp77.000 per sak, serta beras premium merek Punokawan Rp77.000 per sak.

Selain beras, tersedia gula pasir seharga Rp18.500 per kilogram, gula merek Rose Brand Rp20.000 per kilogram, Minyakita Rp15.500 per liter, telur Rp50.000 per tray, serta bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp35.000 per kilogram.

"Dengan demikian, harga bahan pokok yang disediakan di sini lebih murah dan terjangkau dibandingkan dengan harga di pasaran," ujar Nurhidayah.

Orang nomor satu di lingkup Pemkab Bartim itu mengaku senang melihat antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Serbu Paris yang cukup tinggi. Dia pun berharap kehadiran pasar pangan murah itu dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Dia mengatakan selain bahan pokok, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat juga menghadirkan sejumlah produk lokal, termasuk telur dari peternak setempat dan sayuran hasil produksi hortikultura daerah.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Cabang Kotawaringin Barat Ricky Bagus mengatakan pihaknya menyediakan beras, gula pasir, dan minyak goreng dalam kegiatan GPM tersebut.

"Untuk beras, kami menyediakan sebanyak dua ton, gula pasir sebanyak 150 kilogram, dan minyak goreng sebanyak 1.500 liter," beber dia.

Ia menjelaskan, masyarakat tidak hanya dapat membeli komoditas tersebut melalui kegiatan pasar murah, tetapi juga di Kantor Perum Bulog Cabang Kotawaringin Barat dengan harga yang sama sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut dia, layanan tersebut disediakan untuk mengantisipasi tingginya antusiasme masyarakat sekaligus memastikan akses terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau tetap tersedia di luar pelaksanaan GPM.

Pewarta : Safitri RA
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.