Sindiran Menohok Erick Thohir: Mana yang Kemarin Minta Liga Putri?
Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua PSSI, Erick Thohir mengajak publik menyaksikan langsung Liga Putri Indonesia atau Indonesia Womens League 2026/2027 dengan memberikan sindiran menohok.
Sindiran itu sekaligus jadi tantangan bagi pihak yang selama ini mengkritik dengan menagih digelarnya Liga Putri Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Erick pada hari pembukaan Liga Putri Indonesia 2026/2027 di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (18/10). Ia ingin partisipasi publik mengalir deras ke Liga Putri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
- Juara Denmark Open, Fajar/Fikri Senang Tebus Kegagalan Tahun Lalu
- MU Lebih Dekat dengan Degradasi Dibanding Gelar Juara Liga Inggris
- Top 3 Sports: Fajar/Fikri Juara, Moriyasu Diklaim Tolak Malaysia
"Kepada mereka yang selama ini berteriak, 'Mana liganya?', sekarang ayo datang dan menonton. Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik. Mari datang dan buktikan kontribusi kita bukan hanya lewat perkataan, tetapi juga melalui kehadiran," kata Erick.
Erick menilai antusiasme publik sudah terlihat di pekan pertama penyelenggaraan Liga Putri 2026/2027. Ia optimistis pertumbuhan pendukung senantiasa meningkat seiring berjalannya waktu.
"Saya rasa untuk tahun pertama, antusiasmenya sangat baik. Kami juga berharap setiap klub yang bermain di liga ini mulai membangun basis suporternya sendiri," ucapnya.
[Gambas:Video CNN]
Lebih lanjut, Erick sekaligus menyampaikan komitmen PSSI menggelar Liga Putri Indonesia selama lima tahun ke depan atau hingga 2031. Setelah kompetisi kembali bergulir usai tujuh tahun, PSSI ingin membangun fondasi kuat lebih dulu untuk ekspansi di kemudian hari.
"Yang pasti, seluruh klub peserta liga dan PSSI memiliki komitmen untuk menjalankan kompetisi ini selama lima tahun, setelah itu akan kami evaluasi," ucapnya.
"Kami juga ingin memastikan klub-klub ini bisa berjalan dengan baik. Jangan sampai ada persoalan yang membuat klub berhenti di tengah jalan. Itu yang sering saya sampaikan dan menjadi alasan PSSI sangat berhati-hati," ia menegaskan.
Liga Putri Indonesia atau Indonesian Women's League diikuti oleh enam kontestan, yakni Garudayaksa FC, Persita, Persikad, Dewa United Banten FC, Persija Jakarta, dan FC Bekasi City. Kompetisi direncanakan bergulir hingga 30 Januari 2027, merentang dari fase reguler, semifinal, hingga bermuara pada perebutan tempat ketiga dan laga puncak.
(ikw/sry)