kingsheadwye.com

Sirnas C Pupuk Kaltim Open Diikuti 673 Atlet dari 15 Provinsi, Sport Tourism Ikut Terdongkrak

Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan atlet bulutangkis nasional dengan menggelar Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) C Pupuk Kaltim Open 2026. Turnamen resmi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) tersebut tidak hanya menjadi ajang pencarian bibit atlet muda, tetapi juga diharapkan mendorong aktivitas ekonomi daerah melalui pengembangan sport tourism.

Kejuaraan yang berlangsung di GOR Pupuk Kaltim, Bontang, pada 13–18 Juli 2026 itu diikuti 673 atlet dari 89 klubyang berasal dari 15 provinsi. Para peserta bertanding pada kelompok usia dini, anak-anak, pemula, remaja, hingga taruna untuk memperebutkan gelar juara sekaligus mengumpulkan poin peringkat nasional dalam kalender resmi Sirkuit Nasional PBSI.

Direktur Pengembangan Pupuk Kaltim, Mohamad Agung, mengatakan penyelenggaraan Sirnas C merupakan bagian dari investasi perusahaan dalam membangun kualitas sumber daya manusia melalui olahraga.

Menurutnya, kompetisi yang berkelanjutan menjadi fondasi penting untuk mencetak atlet-atlet muda yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Karena kami percaya, pengembangan kapasitas generasi muda merupakan investasi terbaik bagi masa depan bangsa,” ujar Agung.

Ia menjelaskan, Pupuk Kaltim telah menjalin kerja sama dengan PBSI untuk penyelenggaraan Sirnas C selama dua tahun sebagai bentuk dukungan terhadap ekosistem pembinaan atlet usia muda.

Agung menegaskan, kejuaraan tersebut bukan hanya menjadi ajang perebutan gelar juara maupun poin peringkat nasional, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi atlet untuk meningkatkan kemampuan teknis, membangun mental bertanding, serta menanamkan nilai sportivitas dan disiplin.

“Melalui Sirnas C Pupuk Kaltim Open, kami berharap lahir bibit-bibit atlet potensial yang suatu saat mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional,” katanya.

Ketua Pelaksana Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026, Azwar Janur, mengatakan penyelenggaraan turnamen merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan SDM melalui olahraga.

“Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026 menjadi bagian dari komitmen Pupuk Kaltim mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui olahraga, sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan atlet usia muda agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Azwar.

Dari sisi organisasi, Sekretaris Umum Pengurus Provinsi PBSI Kalimantan Timur, Risa Fahrizal, mengapresiasi konsistensi Pupuk Kaltim dalam menghadirkan kompetisi nasional di Bumi Etam.

Menurutnya, Sirnas C pertama di Kalimantan Timur digelar oleh Pupuk Kaltim pada 2025. Pada 2026, jumlah seri Sirnas di provinsi tersebut berkembang menjadi lima seri, terdiri atas empat seri Sirnas C dan satu seri Sirnas B.

“Tahun ini sudah ada lima seri Sirnas di Kalimantan Timur. Cikal bakalnya berawal dari Pupuk Kaltim. Untuk itu, kami berharap Sirnas C ini dapat terus diselenggarakan oleh perusahaan pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Risa menilai semakin banyak turnamen nasional digelar di Kalimantan Timur akan memberikan dampak ekonomi melalui peningkatan kunjungan peserta, ofisial, maupun masyarakat dari luar daerah.

Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan nasional secara rutin dapat memperkuat pengembangan sport tourism, sekaligus menjadi sarana promosi daerah.

Baca Juga: Pupuk Kaltim Buka Jalan Atlet Muda Raih Peringkat Nasional

Baca Juga: Genjot Efisiensi Logistik Pangan, Pupuk Kaltim Percepat Transformasi Green and Smart Port

“Semakin banyak turnamen nasional digelar di Kaltim, maka semakin sering pula masyarakat luar Kalimantan yang datang berkunjung dan mengenal daerah kita. Hal ini menjadi nilai tambah bagi pembangunan daerah,” katanya.

Senada, Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menyebut penyelenggaraan Sirnas C menunjukkan meningkatnya kepercayaan terhadap Kota Bontang sebagai tuan rumah kejuaraan olahraga nasional.

Ia menilai olahraga merupakan investasi pembangunan manusia yang sejalan dengan visi daerah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.