kingsheadwye.com

Siswa Sekolah Rakyat Unjuk Kemampuan di Olimpiade Bahasa Asing Karang Taruna

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Jakarta, VIVA – Riuh tepuk tangan memenuhi Aula Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial (Kemensos) saat 12 finalis Olimpiade Bahasa Asing Sekolah Rakyat Tahun 2026 menunjukkan kemampuan mereka dalam bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa Mandarin.

Baca Juga

Para finalis beradu keterampilan menyimak, membaca, menulis, hingga berpidato di hadapan dewan juri dan para undangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebanyak 12 siswa terbaik dari Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) di seluruh Indonesia melaju ke babak final, masing-masing terdiri atas empat finalis bahasa Inggris, empat finalis bahasa Arab, dan empat finalis bahasa Mandarin. Sebelumnya, sebanyak 6.450 siswa dari 141 SRMA mengikuti babak seleksi.

Baca Juga

Olimpiade ini menjadi wadah bagi siswa Sekolah Rakyat untuk menunjukkan potensi, mengembangkan kompetensi, serta membangun kepercayaan diri melalui kompetisi yang sehat dan sportif.

Sekretaris Jenderal Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) Malik Haramain mengatakan, penyelenggaraan olimpiade ini merupakan inisiatif Karang Taruna untuk memberikan apresiasi kepada siswa Sekolah Rakyat sekaligus menunjukkan bahwa mereka mampu meraih prestasi yang membanggakan.

Baca Juga

“Karena kita ingin memberikan apresiasi, memberikan penghargaan, dan kita ingin menunjukkan kepada bukan hanya Indonesia, tetapi dunia. Bahwa di Indonesia hari ini ada Sekolah Rakyat yang juga tidak kalah prestasinya dengan sekolah-sekolah yang lain,” katanya saat menyampaikan sambutan pada Final Olimpiade Bahasa Asing Sekolah Rakyat di Gedung Aneka Bhakti Kemensos, Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Malik Haramain menjelaskan, sejumlah perwakilan kedutaan besar turut diundang di ajang ini untuk mengenal lebih dekat Sekolah Rakyat dan potensi peserta didiknya, khususnya dalam penguasaan bahasa asing.

Ia berharap kehadiran para perwakilan negara sahabat dapat menjadi bentuk apresiasi terhadap prestasi siswa.

“Kita ingin menunjukkan kepada mereka. Mudah-mudahan mereka kita undang ke sini, beliau-beliau datang ke sini juga akan memberikan apresiasi terhadap pemenang-pemenang lomba tiga bahasa itu,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tempat yang sama, Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico mengapresiasi penyelenggaraan olimpiade tersebut karena memberikan ruang bagi siswa Sekolah Rakyat untuk mengembangkan dan menunjukkan talenta mereka.

Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembelajaran dan pembentukan karakter.

Halaman Selanjutnya

“Saya ingin menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar lomba, dan saya ingin kegiatan ini menjadi sebuah ruang pembelajaran yang cukup luar biasa untuk kita semuanya, aktualisasi potensi. Dan yang terakhir, yang paling penting yang disampaikan oleh Pak Presiden adalah sebuah tempat untuk kita membentuk karakter anak-anak bangsa,” kata Robben.