kingsheadwye.com

Sumedang gelar GPM guna jaga stabilitas harga kebutuhan pokok - ANTARA News Jawa Barat

Sumedang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Jawa Barat, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kepala Bidang Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang Iwan Gustiawan di Sumedang, Rabu, mengatakan GPM tersebut merupakan bagian dari program Sumedang Membumi yang dilaksanakan sebagai salah satu upaya menjaga keterjangkauan harga pangan dan membantu menekan inflasi.

"Tujuannya dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan. Kami menyediakan berbagai bahan pokok penting, di antaranya beras, telur, minyak goreng, serta aneka daging olahan," katanya.

Iwan mengatakan DPKP Sumedang menyiapkan sekitar 3,5 ton beras, 500 kilogram telur, serta stok minyak goreng hingga 1.500 kilogram untuk kegiatan di Tegalkalong. Minyak goreng tersebut terdiri atas Minyakita dan minyak kemasan ukuran 1 liter serta 2 liter.

"Di sini juga kami menyediakan sayuran-sayuran dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk kebutuhan masyarakat. Tapi alhamdulillah sekarang sudah habis," ujar Iwan.

GPM dilaksanakan di Alun-alun Tegalkalong, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Rabu (19/8), dengan menyediakan sejumlah kebutuhan pokok yang dijual di bawah harga pasar.

Beras SPHP dijual Rp60.000 per kemasan 5 kilogram, telur ayam Rp21.000 per kilogram, minyak goreng kemasan Rp17.500 per liter, dan gula pasir Rp17.500 per kilogram.

Selain itu, daging ayam tersedia dengan harga Rp35.000 per ekor, aneka sayuran dijual mulai Rp5.000 hingga Rp10.000 per kemasan, sedangkan MinyaKita dibanderol Rp31.000 untuk kemasan 2 liter.

Pelaksanaan GPM tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang terlihat mengantre untuk mendapatkan kupon pembelian sejumlah kebutuhan pokok yang disediakan dalam kegiatan tersebut.

Salah seorang warga, Siti, mengaku terbantu dengan adanya GPM karena harga sejumlah kebutuhan pokok yang dibelinya lebih murah dibandingkan di pasar.

"Saya beli telur satu kilo sama minyak dua liter. Kalau masih ada katanya boleh antre lagi. Dibandingkan di pasar, lebih murah di sini," kata Siti.

Menurut dia, kegiatan tersebut membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau di tengah kenaikan harga sejumlah komoditas.

Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.