Swiatek mundur dari Ningbo Open, akhiri musim lebih awal
Jakarta (ANTARA) - Petenis Polandia Iga Swiatek memutuskan mundur dari turnamen Ningbo Open 2026 akibat cedera paha kiri sekaligus mengakhiri musim kompetisi 2026 lebih awal untuk memulihkan kondisi fisiknya.
Swiatek, yang menempati unggulan kedua, mengatakan bahwa masalah pada paha kirinya telah mengganggu penampilannya dalam beberapa pekan terakhir sehingga membutuhkan waktu lebih panjang untuk beristirahat dan memulihkan kondisi tubuh.
"Saya mengalami masalah yang terus berlanjut pada paha kiri selama beberapa pekan terakhir. Saya merasa memberikan waktu bagi diri sendiri untuk beristirahat dan memulihkan kondisi merupakan keputusan yang tepat," kata Swiatek dikutip dari WTA, Rabu.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara turnamen dan para penggemar yang berharap dapat menyaksikan penampilannya di Ningbo, China.
"Saya sebenarnya sangat menantikan kesempatan untuk bertanding di sini. Saya ingin berterima kasih kepada penyelenggara turnamen dan semua orang yang berharap dapat melihat saya bermain. Saya sudah menantikan untuk kembali tahun depan," ujar petenis berusia 25 tahun itu.
Baca juga: Swiatek melaju ke semifinal Wuhan Open
Cedera yang sama sebelumnya mengganggu penampilan Swiatek saat menghadapi kompatriotnya, Maja Chwalinska, pada semifinal Wuhan Open pekan lalu. Dalam pertandingan tersebut, Swiatek harus mengakhiri langkahnya setelah mengalami kekalahan.
Keputusan mundur dari Ningbo sekaligus mengakhiri peluang Swiatek untuk memperebutkan satu tempat tersisa di WTA Finals, turnamen penutup musim yang mempertemukan petenis-petenis terbaik dunia.
Melalui unggahan di Instagram, petenis yang kini menempati peringkat kesembilan dunia itu mengungkapkan bahwa musim ini menjadi salah satu periode paling menantang sepanjang kariernya.
"Ini merupakan salah satu musim paling berat dalam karier saya, dengan banyak tantangan, perubahan, dan pelajaran sepanjang perjalanan," tulis Swiatek.
Meski menghadapi berbagai kesulitan, pemilik enam gelar Grand Slam tersebut mengaku bangga dengan perkembangan yang dicapai bersama timnya, terutama pada paruh kedua musim.
Baca juga: Swiatek raih gelar perdana 2026 setelah taklukkan Rybakina di Toronto
"Saya sangat bangga dengan pekerjaan yang telah kami lakukan pada paruh kedua tahun ini dan kemajuan yang menyertainya. Hal itu memberi saya banyak keyakinan terhadap apa yang akan datang," ujar Swiatek.
Ia juga menilai intensitas kompetisi selama beberapa bulan terakhir, bahkan dalam dua tahun terakhir, telah menguras kondisi fisik dan mentalnya. Karena itu, dia memilih memprioritaskan pemulihan sebelum kembali bertanding pada musim berikutnya.
"Saya merasa perlu beristirahat dan memulihkan kondisi tubuh sepenuhnya. Jadi, itulah yang akan saya lakukan, kali ini sedikit lebih lama. Saya memutuskan untuk mengakhiri musim di sini, yang berarti tidak akan mengikuti turnamen lain tahun ini," tulis Swiatek.
Swiatek menutup musim 2026 dengan catatan 39 kemenangan dan 15 kekalahan. Dia juga berhasil meraih satu gelar juara, yakni pada turnamen di Toronto.
Sementara itu, posisi Swiatek dalam undian pertandingan WTA 500 Ningbo Open digantikan oleh Anastasia Zakharova.
Baca juga: Iga Swiatek rekrut mantan pelatih Nadal, Francisco Roig
Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.