Tanpa Bobotoh, Persib Bandung Tetap Pede Hadapi Manila Digger
Liputan6.com, Bandung - Persib Bandung menatap play-off AFC Champions League 2 (ACL 2) 2026 melawan Manila Digger, laga penentu tiket ke fase berikutnya yang dijadwalkan Senin (31/8/2026).
Partai penting ini akan menentukan langkah Maung Bandung di kompetisi Asia.
Striker asal Brasil, Ramon Tanque, menjadi wakil tim yang menyampaikan pandangan jelang pertandingan.
Ramon Tanque Soal Persiapan dan Lawan Manila Digger
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5553642/original/004827100_1775998992-WhatsApp_Image_2026-04-12_at_20.00.33.jpeg)
Perbesar
Penyerang asal Brasil itu memastikan Persib Bandung siap tampil maksimal pada duel tersebut.
"Persiapan kami sangat matang. Kami tahu betapa pentingnya pertandingan ini karena ini adalah satu laga yang sangat menentukan. Kami menyadari bahwa kompetisi ini sangat ketat," kata Ramon Tanque di Bandung, Senin (24/8/2026).
"Jadi, Manila saya pikir mempersiapkan diri dengan sangat baik untuk menghadapi kami dan kami pun bersiap sangat keras untuk menghadapi mereka," lanjutnya.
Musim Berbeda, Kemenangan Tahun Lalu Tak Jadi Ukuran
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5439838/original/054909900_1765381514-persib_vs_bangkok.jpg)
Perbesar
Persib meraih kemenangan atas Manila Digger tahun lalu, namun Ramon Tanque tidak menjadikannya patokan untuk pertemuan kali ini.
Ia menilai kekuatan tim dapat berubah dari musim ke musim, sehingga persiapan harus tetap maksimal dan lawan tidak boleh dianggap enteng.
"Ya, saya rasa setiap tahun itu berbeda. Menurut saya, tahun ini mereka akan datang dengan persiapan yang lebih matang, begitu pula dengan kami yang jauh lebih siap. Jadi, kami akan berjuang keras untuk meraih kemenangan di pertandingan nanti," tegas Ramon.
Tanpa Bobotoh di Si Jalak Harupat
Pertandingan akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.
Awalnya laga dijadwalkan dengan dukungan langsung Bobotoh, tetapi sanksi dari AFC membuat pertandingan digelar tanpa penonton.
Ramon menilai perpindahan lokasi tidak banyak memengaruhi persiapan Persib. Apalagi skuad Maung Bandung pernah bermain di stadion tersebut saat Piala Presiden.
"Jadi, saya rasa tidak akan banyak mengubah keadaan karena pintu stadion akan tertutup (tanpa penonton), tidak akan ada suporter. Kami pernah main di sana, jadi kami sudah terbiasa bermain di stadion tersebut," ujar Ramon.
Meski demikian, ia mengakui absennya Bobotoh menjadi kehilangan besar bagi tim. Sanksi ini merupakan buntut dari insiden musim lalu, dan Ramon berharap kejadian serupa tidak terulang karena dampaknya dirasakan klub serta para pemain.
"Mengenai kerusuhan tahun lalu, saya rasa itu merugikan banyak orang, termasuk klub yang memiliki pendukung sangat besar ini. Mengenai oknum yang masuk ke lapangan dan mengganggu jalannya pertandingan, biarlah itu menjadi pelajaran," tutur Ramon.
"Suporter sangat penting bagi kami karena mereka adalah dukungan utama kami, selalu ada di sana memberikan semangat. Keberadaan suporter merupakan hal yang sangat penting bagi kami," imbuhnya.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Kesempatan Cyrus Margono Pulihkan Karier usai Dipinjamkan Persija Jakarta