Tetangga Nuklir RI Sukses Luncurkan Satelit Sendiri
Jakarta, CNBC Indonesia - Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (ISRO) sukses meluncurkan satelit observasi bumi EOS-05 menggunakan kendaraan peluncur GSLV-F17 pada hari Jumat pukul 2.55 pagi waktu setempat. Setelah sempat mengalami kendala pada misi-misi sebelumnya, tim ISRO bekerja tanpa henti hingga akhirnya GSLV-F17 berhasil menempatkan satelit EOS-05 ke Orbit Transfer Sub-Geosynchronous secara presisi pada pukul 3.14 pagi.
Mengutip India Express, Jumat (4/9/2026), peluncuran hari Jumat ini menandai kesuksesan perdana badan antariksa tersebut untuk tahun 2026. EOS-05 merupakan satelit pencitraan pertama India yang dirancang khusus untuk memantau langsung dari orbit Geosynchronous di ketinggian sekitar 36.000 km di atas permukaan Bumi.
Tim ISRO mencatat bahwa kendaraan setinggi 51,7 meter tersebut diluncurkan dari landasan peluncuran kedua di Satish Dhawan Space Centre di Sriharikota di tengah guyuran hujan ringan. Kendaraan ini mencetak rekor karena membawa satelit terberat yang pernah diluncurkan ke orbit geosinkron dengan massa lepas landas mencapai 420,5 ton. Kepala ISRO, V Narayanan, menyambut gembira pencapaian luar biasa ini.
"Saya sangat senang mengumumkan bahwa kendaraan GSLV F-17 telah berhasil dan secara tepat menyuntikkan satelit pencitraan geo EOS-05 yang canggih ke orbit yang dituju dan diwajibkan," ungkapnya. "Ini adalah peluncuran ke-107 dari Sriharikota dan misi ke-19 GSLV."
Narayanan menambahkan bahwa kesuksesan ini merupakan peluncuran kedua pada tahun keuangan berjalan dan yang pertama bagi ISRO. Sebanyak enam peluncuran lagi telah ditargetkan untuk tahun keuangan ini, termasuk satelit NVS-03. Tim ISRO juga tengah fokus menyelesaikan misi Gaganyaan, di mana misi tanpa awak pertama di bawah program bergengsi tersebut dijadwalkan meluncur pada tahun keuangan ini.
Peluncuran GSLV-F17 sendiri terdiri dari tiga tahap krusial, yakni tahap padat, propulsi cair, dan kriogenik. Sorak-sorai kemenangan seketika pecah di ruang peluncuran ketika penyelesaian tahap kriogenik diumumkan oleh para direktur pada 15 menit setelah lepas landas, menandai keberhasilan mengatasi kendala teknis yang sempat menghantui tahap kriogenik di misi-misi sebelumnya.
Momen bersejarah ini turut disaksikan oleh 3 mantan direktur ISRO K Radhakrishnan, K Kiran Kumar, dan S Somanath, beserta tim dari Angkatan Udara dan Angkatan Laut India di lokasi peluncuran.
(tps/luc)
[Gambas:Video CNBC]