Tim Gabungan evakuasi jenazah di kawasan Ngarai Sianok Bukittinggi
Bukittinggi (ANTARA) - Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi terkait, serta relawan kemanusiaan, melaksanakan evakuasi temuan kerangka manusia di kawasan jurang Ngarai Sianok Panorama, Kelurahan Bukit Cangang, Kecamatan Guguk Panjang, Kamis (8/10/2026).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Bukittinggi, Zulhendri, menjelaskan bahwa proses evakuasi ini ditindaklanjuti segera setelah pihaknya menerima laporan dari perangkat Rukun Warga (RW) setempat mengenai adanya aroma tidak sedap serta informasi warga yang diduga terjatuh di kawasan tersebut.
"Laporan awal kami terima pada Rabu sore kemarin. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran, PMI, kepolisian, ORARI, unsur kelurahan, serta relawan dan warga setempat langsung bergerak melakukan penyisiran di lokasi," ujar Zulhendri.
Berdasarkan hasil penyisiran di dalam jurang Panorama, tim gabungan berhasil menemukan bagian jenazah pada pukul 11.35 WIB.
Mengingat kondisi jenazah yang ditemukan telah berupa kerangka dengan identitas yang belum diketahui, proses identifikasi lebih lanjut diserahkan kepada pihak berwenang (kepolisian).
Kepala Markas PMI Bukittinggi, Akmal Musyarif, menambahkan bahwa proses pencarian di area jurang Ngarai Sianok tersebut dilakukan secara cermat oleh tim gabungan.
"Seluruh bagian kerangka yang ditemukan telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian untuk penanganan medis dan hukum lebih lanjut," kata Akmal.
Pemerintah Kota Bukittinggi mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke posko atau kantor kepolisian terdekat guna membantu proses identifikasi korban.
Jasad korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh, lantaran sudah tinggal kerangka dan tidak jelas identitas korban.
"Tidak ada lagi daging, cuma tinggal kerangka saja, rambut juga tidak ada," kata Akmal.