kingsheadwye.com

Tim gabungan padamkan karhutla 4 hektare di Tanjungpinang

Tim gabungan padamkan karhutla 4 hektare di Tanjungpinang

Senin, 12 Oktober 2026 12:45 WIB

Image Print

Tim gabungan dari kepolisian dan pemadam kebakaran berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seluas empat hektare di Kelurahan Dompak, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (11/10/2026). ANTARA/HO-Humas Polresta Tanjungpinang

Tanjungpinang (ANTARA) - Tim gabungan dari Polsek Bukit Bestari, Polresta Tanjungpinang dan Pemadam Kebakaran berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas empat hektare di Kelurahan Dompak, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).

Kapolsek Bukit Bestari Kompol Suardi mengatakan kebakaran terjadi sekira pukul 10.40 WIB, Minggu, berdasarkan laporan seorang warga berinisial S.

"Saksi melihat kobaran api di lahan kosong yang telah dikapling untuk masyarakat, lalu melaporkan ke kepolisian," kata Suardi di Tanjungpinang, Minggu.

Setelah menerima laporan, personel kepolisian menggunakan mobil Armoured Water Cannon (AWC) dibantu armada dari Dinas Pemadam Kebakaran mendatangi lokasi kejadian guna pemadaman karhutla.

Api berhasil dipadamkan sekira pukul 18.30 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil yang dilaporkan dari peristiwa tersebut.

Menurut Kompol Suardi, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran hutan dan lahan. Termasuk kemungkinan terdapat pihak-pihak yang diduga melakukan pembakaran di lokasi tersebut.

"Dalam penanganan kejadian itu, personel kepolisian telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), lalu menghubungi petugas damkar, meminta keterangan saksi, serta membantu dan bekerja sama dengan petugas pemadam kebakaran untuk mengendalikan api," ujarnya.

Kapolsek turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya saat cuaca kering dan angin bertiup kencang.

Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok secara sembarangan, serta tidak membakar sampah tanpa pengawasan.

"Apabila menemukan kebakaran atau potensi kebakaran, warga bisa melapor kepada petugas terdekat atau melalui call center 110 agar dapat ditangani secepat mungkin dan tidak meluas ke area lainnya," demikian Suardi.

Pewarta : Ogen
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.