Tim gabungan padamkan karhutla seluas dua hektare di Singkawang Utara - ANTARA News Kalimantan Barat
Singkawang (ANTARA) - Tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas sekitar dua hektare di Jalan Demang Akub, belakang Perumahan Sinka, Kelurahan Sungai Bulan, Kota Singkawang setelah melakukan operasi pemadaman selama dua hari.
Kepala Daops Manggala Agni Kalimantan IX/Singkawang Yuyu Wahyudin di Singkawang, Kamis, mengatakan operasi hari kedua difokuskan pada pembasahan menyeluruh atau mopping up untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa di bawah permukaan tanah.
"Operasi pemadaman yang memasuki hari kedua difokuskan pada upaya pembasahan total guna memastikan tidak ada lagi bara api yang tersisa di bawah permukaan tanah," katanya.
Ia mengatakan sebanyak 35 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut, terdiri atas petugas Manggala Agni, Polri, TNI, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta masyarakat setempat.
Menurut dia, sinergi seluruh unsur menjadi faktor penting, sehingga kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke kawasan perkebunan milik warga.
Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala berupa kondisi lahan mineral berpasir yang ditumbuhi semak belukar, akasia, dan hutan campuran, serta cuaca panas yang berpotensi mempercepat penyebaran api.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, tim memanfaatkan sumber air dari parit di sekitar lokasi dan mengoperasikan sejumlah peralatan pemadam, antara lain mesin pompa, selang, dan alat pemukul api.
Yuyu menjelaskan pada hari pertama petugas berhasil mengendalikan api di lahan seluas sekitar 0,5 hektare, sedangkan sisa kebakaran seluas sekitar 1,5 hektare berhasil dipadamkan pada hari kedua.
"Berdasarkan evaluasi di lapangan, kebakaran telah berhasil dipadamkan sepenuhnya dan seluruh personel serta peralatan telah kembali ke posko," ujarnya.
Meski api telah padam, Manggala Agni mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api baru agar penanganan dapat dilakukan sejak dini.
Sementara itu, Kapolsek Singkawang Utara AKP Sobitun mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar mengingat kondisi cuaca yang panas serta karakteristik lahan di wilayah Singkawang Utara yang rawan terbakar.
"Kami mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar, karena kondisi cuaca saat ini cukup panas dan wilayah Singkawang Utara memiliki lahan yang sangat rawan terjadi kebakaran," katanya.
Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.