Tim Gabungan Polda Babel-Damkar padamkan karhutla seluas 4-5 hektare di Pangkalpinang - ANTARA News Bangka Belitung
Pangkalpinang (ANTARA) - Tim gabungan Direktorat Samapta Polda Kepulauan Bangka Belitung bersama Dinas Pemadam Kebakaran Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Jumat.
Kanit II Sie Turjawali Dit Samapta Polda Kepulauan Bangka Belitung, Ipda Heru Wicaksono mengatakan proses pemadaman melibatkan sejumlah personel dan armada gabungan untuk mengendalikan api yang membakar kawasan hutan dan lahan tersebut.
"Dalam operasi ini kami menurunkan satu armada karhutla Dit Samapta, dua unit armoured water cannon (AWC) milik Dit Samapta dan Brimob, satu unit mobil patroli D-Max, serta didukung dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," katanya.
Ia mengatakan luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar empat hingga lima hektare. Api berhasil dipadamkan setelah petugas melakukan upaya pemadaman selama kurang lebih empat jam sejak laporan diterima.
"Kurang lebih empat jam sejak awal penanganan hingga api berhasil dipadamkan. Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar empat sampai lima hektare," ujarnya.
Meski api telah berhasil dipadamkan, kata Heru, personel Dit Samapta Polda Kepulauan Bangka Belitung masih disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pada musim kemarau.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan di lokasi yang rawan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta tidak membuka lahan dengan cara membakar karena sangat berbahaya pada musim kemarau," katanya.
Selain itu, ia meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kejadian karhutla kepada kepolisian melalui layanan darurat 110, kantor kepolisian, maupun dinas pemadam kebakaran terdekat agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
"Kami bersiaga selama 24 jam untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan," kata Heru.
Pewarta: Try M Hardi
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.