Tingkatkan pengawasan, Imigrasi Maluku-Polda perkuat upaya pencegahan TPPO - ANTARA News Ambon, Maluku
Ambon (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku memperkuat sinergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Maluku untuk meningkatkan pengawasan keimigrasian, khususnya dalam mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan tindak pidana penyelundupan manusia (TPPM) di wilayah kepulauan tersebut.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting di Ambon, Selasa, mengatakan penguatan koordinasi dengan Polda Maluku menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing, termasuk pekerja asing, di tengah tantangan geografis Maluku yang terdiri atas banyak pulau.
"Provinsi Maluku memiliki karakteristik wilayah kepulauan dengan cakupan geografis yang luas. Oleh karena itu, sinergi dengan kepolisian menjadi sangat penting untuk memperkuat pengawasan keimigrasian sekaligus mencegah TPPO dan TPPM," katanya usai audiensi.
Ia menjelaskan saat ini pelayanan keimigrasian di Maluku didukung oleh dua Unit Pelaksana Teknis (UPT), yakni Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tual. Meski demikian, keterbatasan jumlah UPT tidak mengurangi upaya pengawasan yang dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor.
"Keterbatasan jumlah UPT bukan menjadi hambatan bagi kami untuk menghadirkan pengawasan keimigrasian yang optimal. Kami telah membangun jaringan intelijen keimigrasian dengan melibatkan perangkat desa serta aparat penegak hukum di daerah, termasuk kepolisian, sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan pengawasan orang asing," ujarnya.
Menurut Gindo, pengawasan keimigrasian tidak hanya berfokus pada pemenuhan aspek administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari deteksi dini terhadap potensi pelanggaran hukum yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain pencegahan TPPO dan TPPM, sinergi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat pengawasan terhadap tenaga kerja asing serta mendukung pengamanan sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sedang dikembangkan di Maluku.
Sementara itu, Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto menegaskan pihaknya siap mendukung pelaksanaan tugas keimigrasian sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan daerah.
"Dukungan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi Imigrasi merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di Maluku. Polda Maluku siap bersinergi dalam pengawasan orang asing, termasuk dalam pengawasan dan pengamanan Proyek Strategis Nasional, khususnya yang berada di wilayah Masela," katanya.
Ia menambahkan koordinasi yang kuat antara kepolisian dan Imigrasi menjadi faktor penting dalam mengantisipasi berbagai bentuk pelanggaran hukum lintas negara yang melibatkan orang asing, sehingga pengawasan dapat dilakukan secara lebih cepat, efektif, dan responsif terhadap dinamika pembangunan di Maluku.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.