kingsheadwye.com

Tito dorong perbatasan jadi ruang perdagangan hingga budaya

Jakarta (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Tito Karnavian mendorong pengembangan kawasan perbatasan melalui kerja sama perdagangan hingga budaya yang memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia dan negara tetangga.

Tito seusai Indonesia Border Partnership Coffee Morning di Kantor BNPP, Jakarta, Rabu, mengatakan kerja sama di kawasan perbatasan perlu dikembangkan dengan menempatkan kepentingan masyarakat di kedua negara sebagai salah satu perhatian.

"Kita membuat agar hubungan antara Indonesia terutama di daerah perbatasan bisa dikembangkan sama-sama untuk kepentingan masyarakat bersama di dua negara," katanya.

Menurut Tito, kerja sama tersebut dapat dikembangkan dalam berbagai bidang, antara lain perdagangan dan budaya.

"Saya sangat senang bahwa semuanya juga bersedia untuk mengembangkan hubungan yang baik, seperti dalam hal perdagangan, budaya, atau apa pun untuk kepentingan masyarakat kita, untuk kepentingan negara-negara yang terlibat di perbatasan," ujarnya.

Indonesia Border Partnership Coffee Morning mempertemukan duta besar dan perwakilan diplomatik negara-negara yang memiliki perbatasan darat maupun laut dengan Indonesia.

Forum bertema "Strengthening Cooperation in Managing Our Border to Promote Prosperity" tersebut juga membahas peran BNPP, program pembangunan kawasan perbatasan, serta berbagai persoalan dalam pengelolaan perbatasan dan hubungan antarnegara.

Tito mengatakan BNPP memiliki fungsi dan peran dalam pengembangan kawasan perbatasan yang melibatkan negara-negara tetangga Indonesia.

Menurut dia, kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan kawasan perbatasan sekaligus menjaga hubungan baik dengan negara-negara tetangga.

Indonesia memiliki perbatasan darat dengan Malaysia, Papua Nugini, dan Timor Leste.

Sementara batas laut Indonesia bersinggungan dengan Malaysia, Papua Nugini, Timor Leste, Singapura, Australia, Filipina, Vietnam, Thailand, India, dan Palau.

Perwakilan negara-negara yang hadir dalam pertemuan tersebut, menurut Tito, menunjukkan kesediaan untuk terus mengembangkan hubungan dan kerja sama dengan Indonesia.

Baca juga: Kepala BNPP minta masalah perbatasan diselesaikan secara damai

Baca juga: Kepala BNPP dorong pertemuan rutin negara tetangga bahas perbatasan

Baca juga: Membawa BBM menembus ombak ke perbatasan Sebatik

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.