kingsheadwye.com

Universitas Tadulako salurkan bantuan Rp50 juta untuk korban gempa NTT

Universitas Tadulako salurkan bantuan Rp50 juta untuk korban gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 09:34 WIB

Image Print

Rektor Universitas Tadulako (Untad) Palu Amar. ANTARA/Fauzi Lamboka

Kota Palu (ANTARA) - Universitas Tadulako (Untad) Palu menyalurkan bantuan dana senilai Rp50 juta untuk masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan melalui Program Untad Peduli yang nantinya akan disalurkan melalui Universitas Nusa Cendana (Undana)," kata Rektor Universitas Tadulako Amar di Palu, Jumat.

Ia mengemukakan Program Untad Peduli seluruh penghimpunan donasi menjadi ruang bagi seluruh civitas akademika untuk mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan.

"Tentunya partisipasi ini mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian yang tidak hanya diwujudkan dalam lingkungan kampus, tetapi juga terhadap masyarakat di berbagai wilayah Indonesia yang menghadapi musibah," ucapnya.

Menurut dia, penyaluran bantuan untuk korban gempa NTT juga menjadi bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan yang secara konsisten dilakukan Untad.

Ia menuturkan bahwa aksi solidaritas kali ini adalah bagian dari nilai kepedulian sosial yang terus dirawat dan dikembangkan oleh keluarga besar Universitas Tadulako.

"Jadi duka masyarakat NTT adalah duka kita bersama. Bantuan donasi ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kegotongroyongan dari seluruh keluarga besar Untad, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa," sebutnya.

Amar menyebutkan kepedulian terhadap korban bencana merupakan tanggung jawab bersama.

Perguruan tinggi, kata Amar, tidak hanya memiliki peran dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga dapat mengambil peran dalam merespons berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan yang terjadi di tengah masyarakat.

"Program Untad Peduli merupakan bentuk Untad berkomitmen untuk senantiasa hadir, merawat solidaritas, serta berkontribusi aktif dalam aksi-aksi kemanusiaan di tanah air," ujarnya.

Pewarta : Moh Salam
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026