kingsheadwye.com

UNP perkuat kompetensi guru SLB melalui pembelajaran Virtual Reality

Padang (ANTARA) - Universitas Negeri Padang (UNP) melalui Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) melaksanakan kegiatan “Workshop Peningkatan Kompetensi Guru SLB dalam Pengembangan Media Pembelajaran Virtual Reality Berbasis Universal Design for Learning bagi Peserta Didik Disabilitas Rungu” di Kampus IV PLB Limau Manis Kota Padang.

Kegiatan yang digelar 19–20 September itu, diikuti 18 guru dari berbagai SLB se-Sumatera Barat, bertujuan membekali guru dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis Virtual Reality (VR) yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik disabilitas rungu.

Program ini merupakan bagian dari kontribusi PPUB Berdampak UNP dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG poin 4: Pendidikan Bermutu, terutama dalam mendorong pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

Pengembangan VR dilakukan dengan mengintegrasikan prinsip Universal Design for Learning (UDL), sehingga guru dapat merancang pembelajaran dengan mempertimbangkan keberagaman karakteristik dan kebutuhan peserta didik.

Ketua tim pengabdian, Ns. Setia Budi, S.Kep., M.Kep., menyampaikan bahwa perkembangan teknologi perlu diiringi peningkatan kompetensi guru agar dapat dimanfaatkan secara tepat dalam pembelajaran.

“Virtual reality merupakan salah satu pendekatan teknologi yang dapat digunakan dalam pembelajaran. Melalui pendekatan Universal Design for Learning, diharapkan semua peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk belajar meskipun memiliki gaya ataupun kecepatan belajar yang berbeda,” ujarnya.

Menurut Setia Budi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang berbagi pengalaman antara perguruan tinggi dan guru. Pemahaman guru terhadap karakteristik peserta didik di sekolah menjadi dasar penting dalam menentukan media yang tepat.

Kegiatan menghadirkan Endang Sri Handayani, M.Pd., Mardhatillah Zulpiani, M.Pd., dan Rara Ajeng Pratiwi, M.Pd. sebagai narasumber. Materi dan pendampingan difokuskan pada pemanfaatan VR serta pengembangan media pembelajaran berbasis UDL bagi peserta didik disabilitas rungu.

Fitriani, S.Pd., mewakili Sekolah Mitra SLB Negeri 1 Padang, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan di sekolah dan dibagikan kepada guru lainnya.

“Dengan adanya penggunaan teknologi informasi, mudah-mudahan kami mempunyai kemampuan dalam merancang media, khususnya media pembelajaran untuk tunarungu. Setelah kegiatan ini, ilmu yang diperoleh juga diharapkan dapat dikembangkan kepada guru-guru lainnya,” kata Fitriani.

Peserta memberikan respons positif terhadap pemanfaatan VR dalam pembelajaran. Salah seorang guru menyampaikan bahwa VR selama ini lebih dikenal sebagai teknologi hiburan, tetapi kegiatan tersebut membuka wawasan bahwa teknologi tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk pendidikan.

Guru lainnya menilai pengalaman visual yang ditawarkan VR dapat membantu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik bagi peserta didik tunarungu. Peserta juga menekankan pentingnya media yang menggabungkan teks dan visual untuk mendukung kemampuan bahasa serta pemahaman peserta didik.

Turut hadir dalam kegiatan anggota pengabdian yakni Dr. Zahriyah Simargolang, M.A. dan Dr. Fitri Maiziani, M.Pd. Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan mahasiswa Pendidikan Luar Biasa FIP UNP M. Sabri, Razhita Fachrunnisa, Nur Aisyah, dan Monika Saputri.

Melalui kegiatan ini, UNP mendorong penguatan kapasitas guru SLB dalam menghadapi perkembangan teknologi pembelajaran, sekaligus memperluas penerapan media yang aksesibel bagi peserta didik disabilitas rungu.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata PPUB Berdampak UNP dalam mendukung terwujudnya pendidikan bermutu, inklusif, dan berkelanjutan sesuai arah SDGs 4.