Viral Dinikahi Pria 80 Tahun, Wanita Ini Kerap Dikira Anak Kandung Suami
Malaysia -
Pernikahan beda usia jauh selalu menarik perhatian publik. Bagi sebagian pasangan, perbedaan usia yang mencapai puluhan tahun terbukti bukan halangan untuk membangun rumah tangga yang harmonis selama satu dekade.
Seperti kisah cinta unik dari pasangan asal Kelantan, Malaysia, Che Zainun Che Ahmad yang kini berusia 32 tahun, dan suaminya, Hazlan Hajar, yang telah menginjak usia 80 tahun. Memiliki selisih usia 48 tahun, Che Zainun menceritakan bahwa di awal hubungan, respons orang-orang di sekitar mereka tidaklah mudah untuk dihadapi.
Cinta Beda Usia 48 tahun
Pertemuan mereka bermula di media sosial Facebook sekitar 10 tahun lalu. Seiring berjalannya waktu, komunikasi mereka tumbuh menjadi hubungan yang serius. Che Zainun mengaku sejak awal memang lebih menyukai pria yang lebih tua karena merasa tidak pernah cocok setiap kali berkencan dengan pria seusianya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketegasan, kesabaran, dan kematangan emosi Hazlan akhirnya meluluhkan hati Che Zainun. Meski keluarga sempat terkejut saat pertama kali mengetahui hubungan mereka, restu akhirnya dikantongi.
"Kami menikah saat dia berusia 70 tahun dan saya baru 22 tahun," ungkap Che Zainun, dilansir dari 8days.
Menjalani biduk rumah tangga dengan pria yang jauh lebih tua membawa tantangan tersendiri di ruang publik. Che Zainun mengaku sering kali disalahpahami oleh orang asing yang mengira dirinya adalah anak perempuan dari Hazlan.
Meski awalnya merasa risih dan tidak nyaman dengan asumsi-asumsi tersebut, seiring berjalannya waktu ia mulai terbiasa. Che Zainun tidak menyalahkan pandangan miring orang lain karena ia sudah menyiapkan mental jauh-jauh hari sebelum memutuskan menikah.
"Bagi saya, usia hanyalah angka. Alhamdulillah, kami dikaruniai dua anak yang kini berusia sembilan tahun dan satu bulan," jelasnya.
Meski bahagia dengan pilihannya, Che Zainun secara terbuka tidak menyarankan wanita lain untuk mengikuti jejaknya menikahi pria dengan perbedaan usia yang sangat mencolok, terutama mereka yang berstatus duda. Menurutnya, jurang generasi yang terlalu jauh membawa perbedaan besar dalam gaya hidup dan hobi sehari-hari.
"Dengan perbedaan usia yang begitu lebar, minat dan gaya hidup kami tentu berbeda. Saya memilih untuk lebih banyak mengalah dan berkompromi demi pernikahan kami, karena pria yang lebih tua cenderung memiliki ego yang kuat," beber Che Zainun.
Di sisi lain, Che Zainun bersyukur karena sang suami sangat menjaga pola makan sehingga tetap sehat dan bugar di usia senja. Walau Hazlan bukan tipe pria romantis, sifatnya yang jujur dan apa adanya justru membuat rumah tangga mereka minim konflik tak penting.
Bagi wanita yang ingin membina hubungan serupa, Che Zainun menekankan pentingnya kesiapan mental yang matang.
"Hubungan seperti ini membutuhkan kematangan emosional dan ketahanan mental. Tanpa itu, pernikahan mungkin tidak akan bertahan lama. Carilah seseorang yang dewasa, cocok, dan jarak usianya tidak terlalu jauh," pesannya menutup perbincangan.
(gaf/eny)