kingsheadwye.com

Wapres Gibran kenakan baju adat Rote dari NTT di Upacara HUT RI - ANTARA News Ambon, Maluku

Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin dengan mengenakan pakaian adat Rote dari Nusa Tenggara Timur.

Menurut keterangan Sekretariat Wapres yang diterima di Jakarta, Senin, kain Lafa yang dililitkan di pinggang dan diselempangkan di bahu Wapres berhiaskan motif Hua Peni yang menggambarkan keluhuran dan keteraturan adat dengan garis tegas merah marun yang mendominasi corak kain merepresentasikan keberanian, semangat hidup, serta penghargaan kepada para leluhur.

Jas hitam yang dikenakan Wapres Gibran juga dipadukan dengan Topi Ti'i Langga, topi dengan berbahan daun lontar kering yang merupakan simbol keperkasaan, kehormatan, serta jiwa kepemimpinan. Kelengkapan busana adat yang serupa juga dikenakan oleh Jan Ethes Srinarendra dan adiknya, La Lembah Manah.

Sementara itu, Selvi Gibran Rakabuming memasuki lokasi upacara mengenakan pakaian adat Ta'a Dayak Kenyah yang berada dari wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Dengan motif kalong aga, busana istri Wapres diharapkan dapat merepresentasikan kesederhanaan dalam jiwa yang berwibawa, kuat, percaya diri, dan memiliki keterikatan dengan alam dan leluhur.

Senada dengan Wapres, busana Selvi didominasi warna merah, yang dalam tradisi Dayak Kenyah mencerminkan semangat, keberanian menghadapi kehidupan, kekuatan batin, dan keteguhan untuk tidak mudah menyerah.

Kedua busana adat yang dikenakan Wapres dan Ibu Selvi mencerminkan semangat keberagaman dalam mewujudkan "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", sebagaimana tema yang diusung dalam Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wapres Gibran kenakan baju adat Rote dari NTT di Upacara HUT RI

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.