Xiaomi Skynomad Pakai Range Extender 1.100 Dolar AS dari Anak Usaha Changan
Bagikan:
JAKARTA - Xiaomi memilih pemasok mesin eksternal untuk lini Skynomad. Raksasa teknologi China itu memakai range extender dari Harbin Dongan Auto Engine, anak usaha Changan, dengan harga unit yang disebut hanya 1.100 dolar AS.
CarNewsChina dikutip Jumat, 31 Juli, melaporkan, Harbin Dongan menjadi satu-satunya pemasok range extender untuk Skynomad N70 dan N90. Keputusan ini menyorot cara Xiaomi menekan biaya saat masuk ke pasar EREV.
Range extender adalah mesin bensin kecil yang dipakai untuk menghasilkan listrik dan memperpanjang jarak tempuh kendaraan. Pada EREV, roda tetap digerakkan motor listrik, sementara mesin bensin bekerja sebagai pembangkit saat baterai menipis.
EREV adalah kendaraan listrik dengan penambah jarak tempuh. Di China, teknologi ini tidak lagi dianggap sekadar jembatan sebelum EV murni. Banyak produsen kini menawarkan versi EV murni dan EREV untuk model yang sama.
Sina Auto menyebut harga pembelian mesin 1.5T untuk Skynomad hanya 8.000 yuan atau sekitar 1.100 dolar AS.
BACA JUGA:
Bagi Xiaomi, pilihan itu bukan hal kecil. Perusahaan ini mulai diperhitungkan di pasar otomotif China setelah meluncurkan sedan SU7 dan SUV YU7. Namun, membangun platform EREV dari nol membutuhkan waktu dan biaya besar.
Berbeda dengan produsen lama yang sudah punya teknologi mesin pembakaran internal, pemain baru seperti Xiaomi harus mencari pemasok independen. Di poin ini, Dongan punya posisi penting.
Harbin Dongan sebelumnya pernah memasok range extender untuk SUV Leapmotor C11 dan SUV pertama Li Auto, Li One. Namun, Li Auto kemudian beralih ke pemasok lain untuk model berikutnya karena masalah besar, termasuk penumpukan karbon.
Dari sisi teknologi dan efisiensi, range extender Dongan disebut masih selevel dengan banyak produk lain di pasar China. Namun, harga rendah membuatnya menarik bagi produsen yang sedang mengejar volume dan margin.
CarNewsChina mencatat, keputusan Xiaomi memakai pemasok eksternal juga tidak lepas dari rantai pasok EREV China yang sudah matang. Produsen lama seperti Changan dan Dongfeng mengembangkan range extender dari mesin pembakaran internal yang sudah mereka miliki.
Pemasok baru seperti Horse Powertrain, perusahaan milik Geely dan Renault, juga menawarkan solusi siap pakai untuk platform EV yang sudah ada.
Harbin Dongan ikut memanfaatkan tren tersebut. Perusahaan ini menyempurnakan mesin bensin turunan Mitsubishi dari usaha patungan yang kini sudah tidak beroperasi menjadi lini range extender khusus.
Xiaomi memilih mesin M15DRE untuk Skynomad. Data Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China atau MIIT menunjukkan mesin itu memiliki efisiensi termal 44,3 persen.
Efisiensi termal adalah ukuran seberapa baik mesin mengubah panas dari bahan bakar menjadi tenaga. Makin tinggi angkanya, makin efisien mesin tersebut.
Angka M15DRE masih di bawah Geely Galaxy A7 yang mencapai 47,26 persen. Namun, mesin Dongan tetap membuat N90 mencatat konsumsi bahan bakar WLTC saat baterai rendah sebesar 5,7 liter per 100 kilometer.
WLTC adalah standar pengujian konsumsi bahan bakar dan jarak tempuh kendaraan. Angka 5,7 liter per 100 kilometer tergolong baik untuk SUV ukuran besar.
Pilihan Xiaomi menunjukkan tekanan biaya yang dihadapi perusahaan saat masuk ke pasar mobil listrik dan EREV. Dengan memakai pemasok mesin eksternal, Xiaomi dapat memangkas ongkos pengembangan mesin. Harga M15DRE yang rendah juga bisa membantu menjaga margin.
Margin menjadi isu penting. Meski SU7 disebut sebagai salah satu sedan terlaris di China, Xiaomi dilaporkan merugi 5.600 dolar AS untuk setiap mobil pada kuartal I 2026.
Karena itu, Xiaomi membutuhkan model bervolume besar yang bisa dijual dengan harga terjangkau, tetapi tetap menghasilkan uang.
Dongan sendiri berawal sebagai pemasok kecil untuk microvan dan sedan kelas pemula. Kini perusahaan itu fokus pada sistem penggerak berbasis mesin pembakaran untuk NEV.
NEV adalah kendaraan energi baru, istilah di China untuk kendaraan listrik murni, plug-in hybrid, dan beberapa kendaraan rendah emisi lain.
Di situsnya, Dongan menawarkan range extender dari mesin tiga silinder 1.2T hingga generator 2.0 liter naturally aspirated atau mesin tanpa turbo.
Selain Xiaomi, Dongan juga memasok Maextro, merek yang terkait dengan Huawei. Range extender 1.5T Dongan digunakan pada Maextro S800 Grand Design, sedan mewah seharga 235.300 dolar AS dan termasuk salah satu NEV termahal di China.
Dongan sebelumnya juga menjadi perhatian karena mengembangkan mesin PHEV baru yang memenuhi standar emisi China VII dan Euro VII.
PHEV adalah kendaraan plug-in hybrid. Mobil jenis ini memakai motor listrik dan mesin bensin, serta dapat diisi daya dari sumber listrik eksternal.
Perusahaan itu juga mengembangkan mesin rotary bertenaga tinggi pertama di China untuk kendaraan udara dalam sektor ekonomi ketinggian rendah.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+