kingsheadwye.com

Yogyakarta perkuat pencegahan kasus tuberkulosis melalui kegiatan ACF

Yogyakarta perkuat pencegahan kasus tuberkulosis melalui kegiatan ACF

Senin, 14 September 2026 17:01 WIB

Image Print

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinkes Yogyakarta Endang Sri Rahayu. ANTARA/Hery Sidik

Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta memperkuat pencegahan dan penemuan kasus tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan Active Case Finding (ACF), kegiatan penemuan kasus penyakit secara proaktif atau "jemput bola" oleh tenaga kesehatan di masyarakat.

"Hasil kegiatan ACF sejak Juli hingga Agustus 2026 tercatat 231 orang yang masuk kategori terduga atau suspek TBC dan kemudian menjalani pemeriksaan lebih lanjut," kata Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinkes Yogyakarta Endang Sri Rahayu di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, peserta yang menunjukkan gejala penyakit tuberkulosis itu kemudian diminta memberikan sampel dahak untuk pemeriksaan menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM).

"Dari yang bergejala kemudian kita minta berdahak. Dari pemeriksaan tersebut sampai Agustus ada 231 suspek. Kemudian kita tindak lanjuti dengan pemeriksaan X-ray," katanya.

Dia mengatakan, pemeriksaan tersebut penting untuk mengetahui kondisi paru-paru anggota keluarga yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC.

Menurut dia, jika hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi paru-paru normal dan yang bersangkutan tidak menderita TBC, maka dapat diinisiasi untuk mendapatkan terapi pencegahan tuberkulosis (TPT).

Namun, kata dia, apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kelainan yang mengarah pada TBC, maka yang bersangkutan akan mendapatkan penanganan sebagai pasien TBC, bukan terapi pencegahan.

"Tujuannya selain menemukan orang yang bergejala TBC dari masyarakat umum maupun kelompok berisiko, juga meningkatkan cakupan pemberian TPT kepada kelompok kontak serumah pasien TBC," katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, upaya pencegahan TBC juga perlu dilakukan secara menyeluruh melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pemenuhan asupan gizi, aktivitas fisik, serta kebiasaan hidup sehat lainnya.

"Vaksinasi BCG (Bacillus Calmette Guerin) juga menjadi salah satu bagian dari upaya perlindungan terhadap TBC, terutama pada anak. Selain itu, kondisi lingkungan dan rumah yang sehat turut berperan dalam memutus rantai penularan," katanya.

Pewarta : Hery Sidik
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026