2 Tahun Kerja Keras, Prabowo Sebut Banyak Menterinya Masuk Rumah Sakit
Bagikan:
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan para menteri dan pembantunya di Kabinet Merah Putih bekerja keras selama 21 bulan pemerintahan. Saking padatnya pekerjaan, sejumlah menteri disebut harus menjalani perawatan di rumah sakit karena kelelahan.
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 14 Agustus.
Prabowo mengatakan, pemerintahannya telah berjalan selama 21 bulan atau sekitar 663 hari sejak dirinya mengucapkan sumpah sebagai Presiden. Menurut dia, dalam kurun waktu tersebut pemerintah telah mulai menyelesaikan berbagai persoalan bangsa yang selama bertahun-tahun dianggap sulit.
"Hari ini, 21 bulan sejak sumpah itu saya ucapkan, saya kembali ke hadapan majelis ini. Saya kembali untuk menyampaikan apa yang telah kita kerjakan, apa yang mulai kita lihat hasil-hasilnya, dan apa yang masih harus kita selesaikan," ujar Prabowo.
Ia mengakui belum seluruh persoalan bangsa maupun janji yang disampaikan saat awal pemerintahan dapat dituntaskan. Namun, Prabowo menilai pemerintah telah menunjukkan hasil melalui keberanian mengambil keputusan, kerja keras, serta orientasi pada kepentingan rakyat.
"Saya belum bisa mengatakan bahwa seluruh persoalan bangsa telah selesai, atau bahwa seluruh janji yang saya ucapkan telah tertunaikan. Belum. Tetapi dalam waktu kurang dari dua tahun, kita telah buktikan bahwa dengan keberanian mengambil keputusan, dengan kerja keras didasari oleh hati yang tulus, kehendak yang jelas, orientasi kepada rakyat, dan dengan gotong-royong seluruh unsur bangsa," katanya.
Menurut Prabowo, selama 21 bulan atau 663 hari pemerintahan, sebanyak 121 kebijakan transformatif telah diputuskan dan dijalankan untuk menangani berbagai persoalan negara.
"Artinya, kita bisa mengatakan bahwa kita telah putuskan satu kebijakan transformatif setiap 5 hari," ujarnya.
Kerja keras tersebut, kata Prabowo, juga berdampak pada kondisi fisik sejumlah menteri dan pembantunya. Ia menyebut beberapa di antaranya harus masuk rumah sakit, menjalani operasi, bahkan sempat pingsan akibat kelelahan.
"Demikian kerasnya menteri-menteri saya dan pembantu-pembantu saya telah bekerja. Beberapa di antara mereka terpaksa masuk rumah sakit, ada yang pingsan, ada yang operasi, banyak yang kecapean," kata Prabowo.
Prabowo kemudian berjanji akan memberikan waktu istirahat yang lebih banyak kepada para menterinya pada sisa masa pemerintahan.
BACA JUGA:
Ia menegaskan kerja keras tersebut merupakan bentuk kesungguhan pemerintah dalam menjalankan amanah yang diberikan rakyat.
"Menurut pembantu-pembantu saya dalam kalender saya tidak ada hari merah. Yang ingin saya sampaikan kita menerima amanah itu dengan penuh kehormatan. Tugas dari rakyat adalah kehormatan yang mulia bagi kita. Karena itu kita akan bekerja dengan sekeras-kerasnya, kita akan habis-habisan bekerja untuk rakyat dan bangsa kita," pungkasnya.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+