kingsheadwye.com

Jejak Bung Hatta Digarap Ulang, Rumah Pengasingan Jadi Museum hingga Film Disiapkan

Bagikan:

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan menyiapkan sejumlah proyek untuk merawat jejak sejarah Mohammad Hatta. Rumah pengasingan Bung Hatta dan Sutan Sjahrir di Sukabumi akan dirintis menjadi museum, sementara film tentang sang proklamator juga masuk rencana produksi.

Rencana itu dibahas Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat menemui keluarga Bung Hatta di kediamannya di Menteng, Jakarta, menjelang peringatan HUT ke-81 RI. Fadli diterima Meutia Farida Hatta dan Halida Nuriah Hatta.

Kunjungan pada Kamis, 13 Agustus, juga bertepatan dengan rangkaian peringatan 124 tahun kelahiran Bung Hatta yang lahir pada 12 Agustus 1902.

“Kita membicarakan terutama masih dalam suasana menjelang peringatan proklamasi kemerdekaan ke-81. Sosok Bung Hatta merupakan sosok dwi tunggal dengan Bung Karno sebagai proklamator,” kata Fadli.

Salah satu yang disiapkan adalah revitalisasi bekas rumah tahanan Bung Hatta dan Sutan Sjahrir di Jalan Bhayangkara, Kota Sukabumi. Bangunan itu akan dirintis menjadi Museum Rumah Pengasingan Hatta dan Sjahrir.

BACA JUGA:


Kemenbud juga mendorong vila peristirahatan Bung Hatta di Megamendung ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional.

Pelestarian tidak hanya menyasar bangunan. Fadli menyebut pemerintah merencanakan film tentang Bung Hatta sebagai bagian dari program produksi film sejarah.

“Salah satunya adalah tentang Bung Hatta dan juga tentu saja banyak hal lain yang terkait dengan perjuangan Bung Hatta yang perlu diketahui oleh generasi muda,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Fadli juga membahas rencana pembangunan replika Rumah Proklamasi yang akan difungsikan sebagai museum. Ia menegaskan replika tersebut tidak akan dibangun di lokasi asli Rumah Proklamasi yang kini menjadi kawasan Tugu Proklamasi.

Fadli mengatakan Kemenbud ingin bekerja sama dengan keluarga proklamator, pahlawan nasional, dan perintis kemerdekaan untuk menjaga sejarah sekaligus mengenalkan tokoh-tokoh tersebut kepada generasi muda.

“Kita berharap bersinergi dengan keluarga dari proklamator, pahlawan nasional, perintis kemerdekaan, termasuk sosok-sosok yang sangat berjasa bagi kepentingan bangsa negara ini,” kata Fadli.

Pertemuan turut dihadiri Direktur Film, Musik, dan Seni Irini Dewi Wanti serta Direktur Sejarah dan Permuseuman Endah Budi Heryani.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+