kingsheadwye.com

5 Ton Sampah Menumpuk Setiap Hari di UI, Bisakah Kampus Jadi Lebih Ramah Lingkungan?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Depok, VIVA – Lima ton sampah setiap hari menjadi beban yang harus ditangani Universitas Indonesia (UI), Depok, di tengah aktivitas warga kampus. Jika tidak diimbangi pemilahan dan pengolahan yang tepat, volume sampah sebesar itu berpotensi memperberat proses pengelolaan sekaligus membuat material yang masih bernilai sulit dimanfaatkan kembali.

Baca Juga

Persoalannya bukan sekadar bagaimana mengangkut sampah yang terus dihasilkan, melainkan juga bagaimana menguranginya sejak dari sumber. Kebiasaan membuang berbagai jenis sampah ke tempat yang sama, penggunaan barang sekali pakai, hingga minimnya pemanfaatan kembali material menjadi tantangan yang perlu ditangani melalui perubahan perilaku dan sistem pengelolaan yang terintegrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Informasi mengenai volume sampah tersebut disampaikan Direktorat Operasi, Pemeliharaan Fasilitas dan Manajemen Aset (DOPFMA UI) dalam program Jejak Asri On The Move pada 22 Oktober 2026. Kondisi ini memperlihatkan bahwa upaya membangun lingkungan kampus yang lebih berkelanjutan membutuhkan keterlibatan seluruh warga kampus, bukan hanya mengandalkan fasilitas pengolahan.

Baca Juga

Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah ekonomi sirkular, yakni upaya mempertahankan nilai guna suatu barang atau material agar tidak langsung berakhir sebagai sampah. Melalui pendekatan ini, material yang masih memiliki nilai dapat dipilah, digunakan kembali, atau didaur ulang sesuai kebutuhan.

Di lingkungan kampus, konsep tersebut dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti mengurangi penggunaan barang sekali pakai, membawa botol minum sendiri, memilah sampah berdasarkan jenisnya, hingga memastikan material yang dapat didaur ulang tidak tercampur dengan sampah lain.

Baca Juga

Namun, penerapannya membutuhkan sistem yang mendukung. Tempat pemilahan harus tersedia, alur pengumpulan perlu jelas, dan warga kampus perlu memahami cara membuang sampah dengan benar.

Pengelolaan Sampah Bukan Hanya soal Fasilitas

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tantangan pengelolaan sampah di kampus menjadi bahan diskusi dalam program Jejak Asri On The Move di Universitas Indonesia pada 22 Oktober 2026. Diskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion (FGD) tersebut melibatkan Center of Sustainability and Waste Management (CSWM UI), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI, serta Kampanye Indonesia Asri.

Dalam diskusi tersebut, CSWM UI memperkenalkan kerangka Sustainable Social Innovation yang mencakup tujuh aspek, yaitu kepemimpinan, regulasi, infrastruktur, finansial, organisasi, teknologi, dan kesadaran.

Halaman Selanjutnya

Kerangka ini menyoroti bahwa pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan fasilitas maupun teknologi. Dukungan kebijakan, pendanaan, pengelolaan organisasi, serta keterlibatan aktif seluruh warga kampus juga diperlukan agar sistem yang dibangun dapat berjalan secara berkelanjutan.