kingsheadwye.com

Misteri Kematian Perwira TNI Letda Jihad Ahmad di Gudang Senjata Jateng, Kopassus Ungkap Fakta Mengejutkan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:05 WIB

Jakarta, VIVA – Kematian Letda Inf Jihad Ahmad Al-Rasyid di Gudang Senjata Pal (Peralatan) Grup 2 Kopassus, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng), menjadi perhatian.

Baca Juga

Kopassus menegaskan perwira mereka tersebut meninggal akibat insiden pistol meledak yang diduga terjadi karena kelalaian dan ketidaksengajaan, bukan penembakan seperti narasi yang beredar di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Penerangan Kopassus, Kolonel Indra Mardianto, menyebut peristiwa yang terjadi pada Sabtu (24/10/26), itu telah terekam kamera pengawas atau CCTV. Rekaman tersebut diharapkan membantu mengungkap secara jelas apa yang terjadi sebelum insiden yang merenggut nyawa Letda Jihad Ahmad.

Baca Juga

“Itu kejadiannya di gudang senjata, pistol meledak. Murni unsur kelalaian dan ketidaksengajaan,” kata Indra kepada wartawan, dikutip Selasa (27/10/26).

Indra menegaskan, pihaknya membantah informasi yang menyebut kematian Letda Jihad Ahmad disebabkan penembakan. Meski demikian, detail kejadian belum dapat disampaikan karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Baca Juga

Rekaman CCTV akan menjadi salah satu bagian yang membantu memperjelas insiden tersebut. Penanganan perkara selanjutnya akan diserahkan kepada Detasemen Polisi Militer (Denpom) Surakarta untuk proses penyidikan.

“Sehingga bisa terang benderang, nnti proses hukumnya. Dan kasusnya akan dilimpahkan ke Denpom untuk proses penyidikan,” ucapnya.

Hingga Selasa, Kopassus belum membeberkan secara rinci bagaimana pistol tersebut meledak hingga menyebabkan Letda Jihad Ahmad meninggal dunia. Indra mengatakan penyidik Polisi Militer akan mendalami rangkaian kejadian untuk memastikan fakta di balik insiden tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menyampaikan rencana penyerahan perkara dari Atasan yang Berhak Menghukum (Ankum) kepada Denpom Surakarta pada hari berikutnya. Dengan proses penyidikan tersebut, penyebab pasti dan kronologi lengkap meninggalnya Letda Jihad Ahmad masih menunggu hasil pemeriksaan Polisi Militer.

“Sehingga nanti akan diperjelas oleh penyidik Pom kelanjutan kasusnya," tuturnya.

Ilustrasi pembacokan.(istimewa/VIVA)

Mantan Anggota Kopassus Jadi Korban Pembacokan di Cakung, Penyebabnya Cekcok Masalah Renovasi Rumah

Seorang pria yang merupakan mantan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Muhammad Fahrul (48), menjadi korban pembacokan di kawasan Perumahan Jakarta Garden City

VIVA.co.id

23 Oktober 2026