kingsheadwye.com

AFC Disebut Konfederasi Terburuk, Romain Molina Singgung Dugaan Skandal Pelecehan Seksual hingga Pemerasan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Jakarta, VIVA – Jurnalis investigasi asal Prancis, Romain Molina, melontarkan tudingan keras terhadap kondisi sepak bola Asia yang berada di bawah naungan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). 

Baca Juga

Ia bahkan memperingatkan adanya dugaan skandal serius di sejumlah federasi yang berpotensi terungkap dalam beberapa pekan hingga bulan mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan tersebut disampaikan Molina melalui akun X pribadinya, @Romain_Molina, pada Jumat (23/10/2026). 

Baca Juga

Sorotannya bukan hanya mengenai dugaan korupsi dan pengaturan pertandingan, melainkan juga pelecehan seksual serta pemerasan.

Molina menilai persoalan integritas di lingkungan sepak bola Asia jauh lebih mengkhawatirkan daripada yang selama ini diketahui publik. 

Baca Juga

Ia sampai menyebut AFC sebagai konfederasi terburuk di dunia sepak bola.

Kritik itu disampaikan Molina secara terbuka kepada para pengikutnya. 

"Saya sering mengatakan ini: AFC adalah konfederasi TERBURUK, dengan federasi-federasi yang benar-benar dipenuhi segala macam kejahatan dan pelanggaran (korupsi, pengaturan pertandingan, dll.)," tulis Molina.

Menurut Molina, berbagai dugaan pelanggaran tersebut belum mendapat perhatian internasional secara memadai. 

Ia menyoroti kendala bahasa dan minimnya ketertarikan media terhadap persoalan di balik layar federasi-federasi Asia.

"Ini hanyalah karena hambatan bahasa dan kurangnya minat media yang menghalangi publikasi internasional dari segala hal yang sedang terjadi. Khususnya, mengenai pelecehan seksual dan pemerasan di dalam BEBERAPA federasi," lanjutnya.

Jurnalis tersebut juga memberi sinyal bahwa informasi lebih lanjut mungkin akan muncul dalam waktu dekat. 

Ia menyebut mulai ada orang-orang yang bersedia berbicara mengenai kondisi sebenarnya.

Molina menyampaikan peringatan itu dalam bagian akhir unggahannya. 

"Tapi orang-orang mulai berbicara, jadi mari kita bersabar selama beberapa minggu dan bulan mendatang saat realitas kelam di balik layar mulai terungkap," katanya.

Molina sendiri dikenal kerap menyelidiki dugaan penyimpangan dalam tata kelola sepak bola internasional. 

Perhatiannya mencakup persoalan korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, hingga kasus kekerasan dan pelecehan di lingkungan olahraga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Molina juga mengkritik AFC ketika Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) masuk nominasi penghargaan asosiasi terbaik pada Oktober 2026. 

Kritik tersebut berkaitan dengan perkara dokumen kelayakan tujuh pemain Malaysia yang sebelumnya berujung sanksi FIFA.

Dibahas di Kongres Luar Biasa AFC, Piala Asia Berubah Jadi Tahun Genap, Apa Dampaknya bagi Sepak Bola Asia?

AFC resmi mengubah siklus Piala Asia menjadi tahun genap mulai 2032. Simak alasan perubahan, dampaknya bagi sepak bola Asia, serta potensi penundaan edisi 2027 di Arab

VIVA.co.id

24 Oktober 2026