kingsheadwye.com

DPMK: Perlu ada kebijakan khusus pembangunan KDMP di Nabire - ANTARA News Papua Tengah

Nabire (ANTARA) - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Nabire, Papua Tengah, memandang perlu adanya kebijakan khusus dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayahnya agar seluruh kampung dapat tersentuh program prioritas Presiden Prabowo.

Kepala DPMK Nabire Pilemon Madai di Nabire, Sabtu, mengatakan pembangunan gerai KDMP di Nabire menghadapi sejumlah kendala terutama kampung di wilayah pinggiran hingga terpencil seperti penyediaan lahan, akses transportasi, hingga persyaratan jumlah penduduk minimal.

“Perlu ada kebijakan khusus untuk pembangunan KDMP di Kabupaten Nabire. Aturan dari pusat perlu memperhatikan kondisi kampung yang berbeda-beda, terutama kampung terpencil,” katanya.

Ia menjelaskan, gerai KDMP mensyaratkan lahan siap bangun seluas 600 meter persegi. Namun, sebagian besar pemerintah kampung belum mampu menyediakan lahan yang rata karena membutuhkan pekerjaan penimbunan, perataan tanah, atau pembukaan lahan, sementara anggaran dana desa untuk pekerjaan tersebut terbatas.

Tantangan lainnya adalah dari 72 kampung di Nabire, lebih dari separuh memiliki jumlah penduduk di bawah 500 KK. Kondisi ini membuat banyak kampung, khususnya di wilayah pinggiran dan terpencil, kesulitan memenuhi persyaratan pembangunan gerai KDMP.

Selain masalah lahan dan jumlah penduduk, akses transportasi juga menjadi tantangan. Kampung-kampung yang terletak di Distrik Dipa dan Menou, bahan bangunan harus diangkut menggunakan pesawat atau helikopter karena sulit dijangkau melalui jalur darat. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan biaya pembangunan.

Ia menambahkan, saat ini baru tujuh gerai KDMP yang dibangun oleh pihak TNI di Kabupaten Nabire. Enam gerai berada di kampung wilayah transmigrasi yang dinilai lebih mudah memenuhi persyaratan lahan, sedangkan satu gerai dibangun di atas lahan kantor kampung yang kemudian dipindahkan.

Ia mengingatkan, penyesuaian kebijakan perlu dipertimbangkan agar program KDMP dapat menjangkau lebih banyak kampung.

"Jika persyaratan diterapkan tanpa mempertimbangkan kondisi geografis dan kemampuan kampung, sebagian besar kampung di Nabire berisiko tidak memperoleh akses terhadap fasilitas KDMP, padahal dana desa sudah dipotong untuk membangun KDMP," ujarnya.

Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.