Akses Layanan Kesehatan Papua Pegunungan Diperkuat, Pasien 11 Penyakit Prioritas Tak Perlu Jauh Berobat
Bagikan:
WAMENA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan layanan penanganan 11 penyakit prioritas di rumah sakit umum daerah (RSUD) wilayah Papua Pegunungan berjalan dengan baik melalui program pengampuan rumah sakit nasional.
Koordinator Rumah Sakit Pengampu Nasional, dr Eniarti, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari implementasi transformasi sistem kesehatan, khususnya penguatan layanan rujukan sebagai pilar kedua transformasi kesehatan nasional.
Kerja sama itu melibatkan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, delapan pemerintah kabupaten, rumah sakit pengampu nasional, rumah sakit pengampu regional, serta rumah sakit jejaring.
"Sebelas layanan prioritas kesehatan di antaranya kanker, jantung, stroke, uronefrologi, kesehatan ibu dan anak (KIA), respirasi dan tuberkulosis, penyakit infeksi emerging (PIE), kesehatan jiwa, diabetes melitus, gastrohepatologi, dan mata yang nantinya dapat dilayani di RSUD Papua Pegunungan," kata Eniarti dalam keterangan tertulis di Wamena, Antara, Senin, 13 Juli.
Menurut dia, program tersebut menjadi forum koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, rumah sakit pengampu nasional dan regional, rumah sakit jejaring, serta para pemangku kepentingan untuk memperkuat layanan kesehatan prioritas yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan.
"Kami ingin memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh masyarakat di Indonesia, salah satunya di wilayah Papua Pegunungan," ujarnya.
Eniarti mengatakan kolaborasi tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan pelaksanaan program pengampuan untuk 11 layanan kesehatan prioritas.
"Kami berharap dengan adanya kerja sama antara Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Kemenkes RI, rumah sakit koordinator pengampu nasional, dan rumah sakit daerah maka pelayanan kesehatan akan lebih optimal kepada masyarakat Papua Pegunungan," katanya.
Ia menambahkan forum tersebut juga menjadi sarana memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM), tata kelola layanan, sistem rujukan, serta pemenuhan sarana dan prasarana layanan prioritas di daerah.
Menurut dia, Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan dan Direktorat Pelayanan Klinis akan terus mendorong penguatan layanan rujukan agar pelayanan kesehatan semakin merata di seluruh Indonesia.
Adapun rumah sakit koordinator pengampu nasional dalam program tersebut meliputi RS Kanker Dharmais, RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, RS Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono, RS Cipto Mangunkusumo, RS Anak dan Bunda Harapan Kita, RS Persahabatan, RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, RS Marzoeki Mahdi, dan RS Mata Cicendo.
BACA JUGA:
Sementara rumah sakit pengampu regional terdiri atas RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado, RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, RSUD Dr. Soetomo Surabaya, RS Mata Bali Mandara, dan RSUD Jayapura.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+