kingsheadwye.com

Anggota DPR dukung Gubernur Iqbal maju Ketua KONI NTB

Mataram (ANTARA) - Anggota Komisi IX DPR RI dari Dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) 2 Pulau Lombok, Muazzim Akbar mendukung langkah Gubernur Lalu Muhamad Iqbal maju bursa calon Ketua KONI NTB dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI NTB.

"Siap (mendukung). Ini untuk mendukung persiapan NTB menjadi tuan rumah PON 2028," kata Muazzim di Mataram, Kamis.

Menurutnya, langkah memunculkan nama figur pembuat kebijakan (eksekutif) seperti gubernur atau kepala daerah dalam bursa Ketua KONI sangat rasional. Hal ini guna memperkuat persiapan NTB yang akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 bersama Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menanggapi kekhawatiran publik terkait potensi terpecahnya konsentrasi jika posisi Ketua KONI dipegang oleh pejabat eksekutif atau kepala daerah, Muazzim menepis anggapan tersebut. Ia menilai hal itu bukan masalah besar dan sudah menjadi hal yang lumrah di dunia olahraga maupun pemerintahan.

Ia bahkan membandingkan kondisi tersebut dengan figur nasional seperti Erick Thohir yang menjabat sebagai Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum PSSI.

"Sama dengan Pak Erick Thohir kan? Beliau Menpora dan juga Ketua PSSI. Jadi, tidak berpengaruh. Justru kalau beliau (gubernur/pejabat) yang menjadi Ketua KONI, kan lebih gampang dan lebih mudah untuk mengurusnya, karena punya kekuasaan langsung," tegasnya.

Muazzim menambahkan bahwa rangkap jabatan kepemimpinan di induk organisasi olahraga juga sudah terbukti berjalan efektif di tingkat kabupaten dan kota di NTB. Beberapa wakil kepala daerah maupun bupati tercatat sukses memimpin KONI di daerah masing-masing, seperti di Kota Bima dan Lombok Timur.

"Pekerjaan KONI ini kan berbeda dengan pekerjaan eksekutif harian, nanti kan ada ketua harian juga. Di beberapa kabupaten/kota juga terjadi, misalnya bupati atau wakil wali kota jadi Ketua KONI. Jadi salah itu kalau dianggap ada masalah," tegas Muazzim.

Terkait dengan figur petahana, Mori Hanafi, yang juga kembali percaya diri untuk bertarung, Muazzim menganggap hal itu wajar. Mengingat statusnya sebagai petahana yang memiliki komunikasi intens dengan pengurus cabang olahraga. Namun, ia mengingatkan bahwa dinamika pemilihan Ketua KONI tidak hanya ditentukan oleh pemilik suara di daerah, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh peta komunikasi di tingkat pusat.

"Semua ini tergantung juga kepada Ketua KONI Pusat. Hubungan dan dukungan pusat itu sangat penting. Ya sama dengan partai politik-lah, kalau Ketua Umum sudah berfatwa, kan bawah juga mengikuti," kelakar Muazzim.

Sebelumnya Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dipastikan maju dalam pencalonan Ketua KONI NTB.

Ketua KONI Kota Mataram sekaligus Ketua Tim Pemenangan Gubernur NTB, Firad Parizka, mengatakan pencalon Lalu Muhamad Iqbal sebagai Ketua KONI NTB telah mendapat dukungan 19 cabang olahraga, termasuk dukungan dari tujuh KONI kabupaten/kota di NTB.

"Insya Allah, kami bisa memastikan segala persyaratan minimal dukungan Pak Gubernur untuk menjadi calon Ketua KONI NTB sudah terpenuhi," ujar Firad didampingi sejumlah Ketua Cabang Olahraga Provinsi NTB di Mataram, Rabu (12/8).