Kapolda Babel-Kepri perkuat sinergi berantas penyelundupan timahilegal - ANTARA News Bangka Belitung
Pangkalpinang (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Sihombing berkunjung ke Mapolda Kepulauan Riau (Kepri) dalam rangka memperkuat sinergi, koordinasi dan kolaborasi antar Polda, Kamis (13/8).
Dalam kunjungan tersebut, Irjen Pol Viktor didampingi beberapa Pejabat Utama dan disambut langsung Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin beserta jajaran.
Pertemuan kedua pimpinan kepolisian daerah itu membahas langkah penegakan hukum lintas wilayah untuk memutus mata rantai penyelundupan timah ilegal.
"Benar. Hari ini Bapak Kapolda Babel Irjen Pol Viktor bersama beberapa PJU berkunjung ke Polda Kepri dan bertemu langsung dengan Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin di Mapolda Kepri," kata Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso di Pangkalpinang, Kamis.
Agus mengatakan salah satu fokus pembahasan adalah pencegahan dan penindakan terhadap tindak pidana penyelundupan timah yang berasal dari wilayah Bangka Belitung.
Menurutnya, penyelundupan timah ilegal memiliki sejumlah modus, termasuk mengirimkan komoditas tersebut dari Bangka Belitung menuju Kepulauan Riau dengan memanfaatkan pulau-pulau kecil sebagai lokasi transit untuk mengelabui pengawasan aparat.
"Selain melakukan penegakan hukum, Polda Babel juga aktif membangun koordinasi dan kerja sama dengan sejumlah Polda lain seperti Polda Kepri, Polda Jambi, Polda Sumatera Selatan, Polda Lampung, Polda Banten hingga Polda Metro Jaya," ujarnya.
Koordinasi lintas wilayah tersebut dilakukan karena jalur peredaran timah ilegal kerap melintasi sejumlah daerah sebelum sampai ke tangan penadah atau diselundupkan ke luar negeri.
Polda Babel juga meminta asistensi dan petunjuk dari Bareskrim Polri serta Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri terkait kerja sama dengan Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM).
Kerja sama lintas negara dinilai penting setelah PDRM mengungkap sejumlah kasus penyelundupan timah ilegal di Malaysia yang diketahui berasal dari pengiriman melalui Bangka Belitung.
Agus menegaskan Polda Babel berkomitmen untuk terus memberantas penyelundupan timah ilegal yang berpotensi merugikan keuangan negara.
"Sinergi antarwilayah dan kerja sama lintas negara menjadi kunci penting dalam menekan praktik ilegal ini ke depannya," katanya.
Pewarta: Try M Hardi
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.