kingsheadwye.com

Asian Para Games: Karisma Evi Tiarani Sabet Emas Para Atletik, Langsung Bidik Paralimpiade LA 2028

Dian Eko Prasetio

| 21 Oktober 2026, 15:43 WIB

Asian Para Games: Karisma Evi Tiarani Sabet Emas Para Atletik, Langsung Bidik Paralimpiade LA 2028

Atlet para atletik Indonesia, Karisma Evi Tiarani, saat ambil bagian di nomor 100 meter putri klasifikasi T63, Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Jepang, Rabu (21/10/2026). NPC INDONESIA.

AKURAT.CO, Atlet para atletik Indonesia, Karisma Evi Tiarani, tampil mendominasi untuk mengunci medali emas nomor 100 meter putri klasifikasi T63 di ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.

Berlaga di lintasan atletik Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Jepang, Rabu (21/10/2026) pagi waktu setempat, atlet yang akrab disapa Evi tersebut sukses menundukkan dua wakil tuan rumah Jepang, Tomomi Tozawa dan Kaede Maegawa.

Karisma Evi Tiarani melesat mulus menyentuh garis finish dengan catatan waktu 14,59 detik di Asian Para Games kali ini.

Keunggulan Karisma Evi Tiarani terbilang dominan dalam perlombaan gabungan klasifikasi T42/T63 ini di mana Tomomi Tozawa meraih perak dengan waktu 16,08 detik dan Kaede Maegawa mengamankan perunggu (16,67 detik).

Baca Juga: Asian Para Games: Cetak Hattrick dan Pecahkan Rekor, M Fadli Persembahkan Emas Ketiga Indonesia

Meski puas bisa menyumbang kepingan emas bagi kontingen Merah Putih, Evi tak menampik ada sedikit evaluasi pribadi karena belum sempat mempertajam rekor dunia atas namanya sendiri di klasifikasi T42.

"Sebenarnya sih masih agak kurang puas karena belum bisa pecah rekor pribadi. Tapi tetap harus disyukuri juga. Yang penting untuk saat ini bisa memenuhi target yaitu memberikan yang terbaik. Mungkin nanti bisa buat evaluasi kedepannya juga," kata Evi.

Torehan emas di nomor lari sprint ini melengkapi koleksi medali Evi di Aichi-Nagoya 2026. Sebelumnya, ia sudah melampaui target pribadi dengan memetik medali perunggu di nomor lompat jauh klasifikasi T42/T44/T61-64.

"Kalau targetnya sih sebenarnya paling enggak satu medali, entah emas, perak, atau perunggu. Tapi alhamdulillah ada bonus juga di lompat jauh kemarin dapat perunggu. Jadi capaian ini sudah alhamdulillah banget," Evi menuturkan.

Dengan nada emosional, Evi mendedikasikan keberhasilannya di panggung Asia untuk sosok pelatih yang sangat berjasa dalam pembinaan kariernya serta keluarga dan masyarakat Indonesia.