kingsheadwye.com

Asri Welas Kenang Dapat Nilai 100 Karena Puisi Guruh Soekarnoputra

Jakarta -

Duka mendalam atas kepergian budayawan kenamaan Guruh Soekarnoputra turut dirasakan oleh aktris sekaligus komedian Asri Welas. Bagi Asri, sosok Guruh bukan sekadar mentor tari biasa, melainkan sudah dianggap seperti figur ayah kandungnya sendiri.

Keakraban keduanya bermula sejak Asri bergabung dengan kelompok seni GSP atau Gencar Semarak Perkasa Production milik almarhum pada 1989, saat usianya baru menginjak 11 tahun. Hubungan emosional itu kian erat lantaran Asri sudah ditinggal sang ayah sejak remaja.

"Aku tuh umur 17 tahun ditinggal sama Papaku, jadi Mas Guruh seperti Bapak saya ada di sini. Saya belajar banyak hal dari Mas Guruh karena saya 17 tahun sudah gak punya Bapak," ujar Asri Welas saat ditemui di rumah duka, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di antara sekian banyak kenangan, ada satu momen unik nan menggelitik yang paling berkesan bagi pemeran film Cek Toko Sebelah itu. Asri menceritakan pernah mendapat nilai sempurna 100 di sekolah gara-gara puisi buatan Guruh.

Kala itu, Asri harus segera mengikuti latihan tari, padahal tugas sekolahnya menulis puisi belum rampung. Melihat hal tersebut, Guruh tanpa ragu langsung turun tangan mengambil alih tugas sang anak didik.

"Saya pernah dapat nilai 100 itu menulis puisi. Maaf ya guru SMA saya, dia bilang, 'Puisinya bagus banget, siapa yang buat?' 'Saya'. Padahal itu Mas Guruh yang buat, judulnya Mercusuar," kenang Asri.

"Yang buat Mas Guruh, karena saya sudah harus latihan sementara ininya masih banyak. 'Sini, aku yang kerjain. Orang gitu saja'. Kata guru saya artinya bagus sekali, mercusuar itu enggak ada yang peduli, tapi mercusuar bisa menyelamatkan banyak orang karena di laut," sambung wanita berdarah Jawa itu.

Tak hanya menjadi pengayom, almarhum Guruh juga selalu setia memantau perkembangan karier Asri di panggung hiburan Tanah Air. Setiap kali Asri membintangi film baru atau meraih penghargaan, Guruh kerap memberikan kritik serta masukan yang membangun.

"Banyak hal di hidup saya yang ketularan dari Mas Guruh. Jadi makasih, Mas Guruh. Mas Guruh diterima di sisi Allah SWT di tempat terbaik. Terima kasih banyak sekali bisa membantu, termasuk saya," jelas Asri Welas.

(pig/mau)