kingsheadwye.com

"Bahasa Cinta yang Beda" lanjutkan kisah "AADC 2" 10 tahun kemudian - ANTARA News Gorontalo

Jakarta (ANTARA) - Produser kawakan Miles Films, Mira Lesmana dan Riri Riza, melanjutkan lagi kisah Cinta (Dian Sastrowardoyo) dalam "Ada Apa Dengan Cinta? 2" 10 tahun kemudian menggunakan format film pendek berjudul "Bahasa Cinta yang Beda".

Film pendek itu mengungkap bahwa Cinta dan Rangga akhirnya menikah setelah akhir cerita "AADC 2".

"Bicara soal 'Ada Apa Dengan Cinta', bagi kami dan semoga bagi seluruh penggemar, film ini punya tempat yang sangat spesial yang terus menemani perjalanan cinta dari masa ke masa," ujar Mira Lesmana bersama Riri Riza dalam video sambutannya yang diputar sebelum pemutaran perdana "Bahasa Cinta yang Beda" di bioskop kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat malam.

Film pendek berdurasi 15 menit itu digarap Mira dan Riri dengan menggandeng penulis skenario Titien Wattimena guna mengeksplorasi kelanjutan dinamika hubungan pernikahan pasangan Cinta dan Rangga, setelah memasuki usia 10 tahun pernikahan.

Sutradara Teddy Soeriaatmadja mengungkapkan bahwa dirinya sempat merasa sangat terkesan sekaligus dilingkupi rasa tegang saat pertama kali dihubungi oleh pihak Miles Films mengenai proyek kelanjutan semesta AADC ini.

Ia mengakui bahwa tantangan terbesar dalam penyutradaraan film pendek ini adalah keharusan menjaga koridor karakter yang sebelumnya telah dibangun dengan kuat oleh sutradara terdahulu, yakni Rudy Soedjarwo pada film pertama dan Riri Riza pada sekuel kedua.

Meski demikian, Teddy tetap memasukkan gaya bercerita, pendekatan visual, serta pengolahan dialog khas dirinya ke dalam film yang proses syutingnya menghabiskan waktu selama tiga hari di Jakarta setelah melalui fase pematangan skenario dilakukan Mira, Riri, dan Titien selama kurang lebih satu bulan.

Film yang ide ceritanya juga dikembangkan selama tiga bulan bersama tim kreatif salah satu jenama bumbu masak di Indonesia itu juga menghadirkan penyegaran pada jajaran pemain dengan munculnya tokoh baru bernama Rani yang diperankan oleh aktris Savannah Parapat.

Karakter Rani dihadirkan bukan sebagai pengganti dari geng majalah dinding (mading) sekolah Cinta terdahulu, melainkan untuk merefleksikan perubahan kehidupan sosial masa dewasa di mana lingkaran pertemanan seseorang diyakini ikut berubah seiring berjalannya waktu.

Selain diperkuat oleh kembalinya Dian Sastrowardoyo sebagai Cinta dan Sissy Priscillia sebagai Milly, film pendek ini juga sengaja tidak menampilkan kehadiran fisik karakter Rangga guna menyampaikan pesan mendalam bahwa esensi dari sebuah bahasa cinta serta ketulusan perhatian tetap dapat tersampaikan dengan kuat tanpa harus bertemu.

Lewat film pendek tersebut, bahasa cinta tanpa bertemu bisa tetap disampaikan melalui tindakan-tindakan sederhana, salah satunya lewat kegiatan istri memasak di rumah.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: "Bahasa Cinta yang Beda" lanjutkan kisah "AADC 2" 10 tahun kemudian

Pewarta: Abdu Faisal
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.