Bandarlampung salurkan 22 alat bantu untuk lansia di HUT RI
Bandarlampung salurkan 22 alat bantu untuk lansia di HUT RI
Senin, 17 Agustus 2026 17:57 WIB
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana memberikan bantuan alat kesehatan kepada warga d momen HUT ke-81 NKRI, di Bandarlampung. Senin (17/8/2026). (ANTARA/Dian Hadiyatna)
Hari ini kami langsung mendatangi lokasi warga yang memerlukan alat batuan seperti kursi roda, tongkat dan alat pendengaran
Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menyalurkan 22 alat bantu bagi warga yang membutuhkan khususnya lansia di momen HUT ke-81 Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Hari ini kami langsung mendatangi lokasi warga yang memerlukan alat batuan seperti kursi roda, tongkat dan alat pendengaran," kata Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana di Bandarlampung, Senin.
Ia mengatakan bahwa bantuan alat kesehatan ini dilakukan di 22 titik yang telah ditentukan seperti di Kecamatan Teluk Betung Utara (TPU) dan Teluk Betung Selatan (TBS).
"Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga yang membutuhkan dan membantu mereka dalam beraktivitas sehari-hari," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Bandarlampung Aklim Sahadi menyampaikan secara keseluruhan sebanyak 292 unit alat bantu kesehatan bagi lansia, penyandang disabilitas, serta warga dengan keterbatasan mobilitas di 20 kecamatan telah disiapkan dan sebagiannya sudah disalurkan.
"Alat-alat bantu tersebut sudah didistribusikan ke 20 kecamatan berdasarkan kebutuhan masyarakat yang telah disampaikan melalui masing-masing kelurahan dan kecamatan," kata Aklim.
Ia mengatakan dari rekapitulasi data Dinsos Kota Bandarlampung, kursi roda mendominasi jenis bantuan yang disalurkan, yakni sebanyak 203 unit.
"Kemudian ada juga tongkat kaki tiga sebanyak 29 unit, alat bantu dengar (ABD) 25 unit, walker 21 unit, dan kruk 14 unit," kata dia.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.