Bansos untuk korban kebakaran Tenggarong terus mengalir - ANTARA News Kalimantan Timur
Samarinda (ANTARA) - Penyaluran bantuan logistik pangan hingga peralatan masak terus mengalir bagi 77 kepala keluarga korban kebakaran pemukiman pada Senin (5/10) di Kelurahan Melayu, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
"Penyaluran bantuan logistik saat ini memasuki alokasi tahap ketujuh demi menjamin pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak," kata Lurah Melayu Muhammad Hafiz di Tenggarong, Sabtu.
Hafiz menjelaskan, musibah kebakaran pemukiman padat di Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara berdampak langsung pada 224 jiwa yang kehilangan tempat tinggal.
Para korban kebakaran mencakup warga penghuni rumah sewaan maupun masyarakat lokal pemilik bangunan pribadi.
"Kami dari kelurahan sebenarnya telah menyiapkan posko pengungsian sementara di TK Muhammadiyah serta Komplek Masjid Muhammadiyah," ujar Hafiz.
Dia menerangkan, saat ini seluruh korban kebakaran sudah tidak menempati posko pengungsian karena telah berpindah sementara ke kediaman rumah keluarga serta kerabat mereka.
Bantuan logistik pangan yang disalurkan berkala mencakup sajian makanan jadi olahan, sayur-mayur segar, beras, telur, serta pasokan air minum bersih.
"Kami juga telah menyerahkan bantuan peralatan masak berupa kompor dan wajan penggorengan kepada masing-masing kepala keluarga," tutur Hafiz.
Selain peralatan dapur, pemerintah menyalurkan bantuan dana tunai sebesar Rp300.000 per KK untuk pembelian tabung gas guna memicu percepatan pemulihan warga.
Dukungan kebutuhan dasar seperti perlengkapan mandi, peralatan ibadah, perlengkapan kebersihan wanita, hingga pakaian layak pakai serta pakaian dalam turut diserahkan.
"Bantuan logistik kemanusiaan ini terus berdatangan dari pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, hingga kepedulian masyarakat umum," kata Hafiz.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara bersama instansi teknis terkait terus memantau distribusi bantuan logistik agar tersalurkan secara merata dan tepat sasaran.
Berdasarkan peninjauan langsung Bupati dan Wakil Gubernur Kaltim, Pemkab Kukar merealisasikan langkah evaluasi serta penataan ulang tata ruang kawasan pemukiman padat penduduk.
"Pemerintah juga mematangkan langkah mitigasi bencana melalui rencana pemasangan fasilitas hidran pemadam di zona pemukiman rawan kebakaran," ucap Hafiz.
Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : M.Ghofar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.