kingsheadwye.com

Banyumas gelar pasar murah

Banyumas gelar pasar murah

Jumat, 31 Juli 2026 23:13 WIB

Image Print

Kegiatan Pasar Murah Inflasi Banyumas (Sarahsimas) yang digelar Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, di halaman Kantor Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kabupaten Banyumas, Jumat (31/7/2026) siang, sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok penting sekaligus mengendalikan inflasi. ANTARA/HO-Pemkab Banyumas

Purwokerto (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menggelar Pasar Murah Inflasi Banyumas (Sarahsimas) sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok penting sekaligus mengendalikan inflasi di daerah tersebut.

Kegiatan yang dibuka Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono itu berlangsung di halaman Kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Banyumas, Purwokerto, Banyumas, Jumat siang, dengan menyediakan sembako tebus murah dan paket bantuan gratis bagi masyarakat.

Kepala DKUKMP Kabupaten Banyumas Gatot Eko Purwadi mengatakan dalam kegiatan tersebut disediakan 100 paket sembako tebus murah yang harga normalnya Rp84.000, sedangkan masyarakat yang memperoleh kupon cukup menebusnya dengan harga Rp10.000.

"Selain itu, UPZ (Unit Pengelola Zakat) DKUKMP juga turut membagikan total 60 paket sembako gratis," katanya.

Menurut dia, paket bantuan tersebut ditujukan khusus bagi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan, yakni warga Kelurahan Kranji dan Kelurahan Sokanegara.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan pemerintah daerah terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok agar tetap terjangkau, pasokan tersedia, dan masyarakat tidak terbebani kenaikan harga meskipun kondisi inflasi di Banyumas masih berada pada level terkendali.

Menurut dia, pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan pemerintah daerah secara mandiri karena membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari Bank Indonesia, Bulog, dunia usaha, hingga pelaku distribusi.

"Upaya pengendalian inflasi tentu tidak dapat dilakukan oleh Pemda sendiri. Diperlukan sinergi dengan berbagai pihak di antaranya Bank Indonesia, Bulog, dunia usaha, para pelaku distribusi, serta dukungan seluruh masyarakat," katanya.

Ia mengatakan sinergi tersebut diperlukan untuk menjaga ketersediaan barang dan memastikan kelancaran distribusi sehingga stabilitas harga kebutuhan pokok dapat dipertahankan.

Dalam kegiatan tersebut, 100 paket sembako yang semula akan ditebus warga dengan harga Rp10.000 akhirnya diberikan secara gratis oleh Bupati Banyumas.

"Alhamdulillah hari ini telah disiapkan 100 paket sembako murah dengan harga yang aslinya Rp84.000 menjadi Rp10.000. Tapi untuk ibu-ibu semua gratis, tek (saya) bayari," kata Sadewo.

Ia mempersilakan warga Kelurahan Sokanegara dan Kelurahan Kranji yang telah mendapatkan kupon untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.

Pada kesempatan yang sama, dia menyampaikan terima kasih kepada PT Indomarco Prismatama atas dukungan berupa 10 tenda sarnavil yang diserahkan kepada Bidang UMKM DKUKMP Kabupaten Banyumas.

Ia mengharapkan bantuan tersebut dapat mendukung kegiatan pelaku UMKM dalam mengembangkan produk lokal.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga stabilitas harga, mendukung produk lokal, dan memperkuat perekonomian daerah.

"Dengan kerja sama dan kolaborasi seluruh pihak, saya yakin Kabupaten Banyumas akan mampu menjaga inflasi tetap terkendali sekaligus mewujudkan kesejahteraan masyarakat," kata Bupati.

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.