Baru Pertama Liburan ke Singapura, Turis China Dirampok di Gardens by the Bay
Singapura -
Seorang turis membagikan pengalaman liburan tak terlupakan. Ia pertama kali liburan ke luar negeri, eh malah kena rampok di Gardens by the Bay, Singapura.
Status Singapura sebagai negara paling aman mulai dipertanyakan. Seorang turis China dengan akun bernama Lao Hei Liveree menceritakan kisahnya lewat media sosial Xianghongshu.
Dalam laporan media AsiaOne yang dikutip Jumat (16/10/2026), Lao mengatakan bahwa ia mengalami perampokan pada Senin (5/10). Saat itu, ia dan teman-temannya sedang berada di Gardens by the Bay untuk menonton pertunjukan Supertree Groove.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia meletakkan tas merk Louis Vuitton miliknya di belakang tempat ia duduk. Ia mendiskusikan perjalanan bersama teman-temannya, tanpa memperhatikan barang bawaannya.
Tiba-tiba saja, ia mendengar langkah kaki cepat. Lao berbalik dan menemukan bahwa tasnya sudah hilang.
Tas itu berisi tiga paspor, dompet Dior, uang tunai SGD 200 dan 800 yuan, serta beberapa perlengkapan kamera. Earphone nirkabelnya juga ada di dalam tas itu, ia mencoba untuk melacaknya lewat smartphone namun koneksi gagal.
Lao yakin bahwa pencurinya belum jauh. Ia kemudian berlari ke pintu keluar dengan rencana mencegat si pelaku.
Benar saja, ia bertemu seseorang dan melambaikan tangan untuk pura-pura menanyakan arah. Namun, pria itu langsung lari.
Saat itu, insting Lao bekerja. Ia berlari untuk mengejar pria itu dan merebut sebuah tas kertas yang dibawa olehnya. Lao membukanya dan menemukan tas LV miliknya.
Namun, beberapa barang miliknya hilang, termasuk paspor, kamera saku, dan peralatan siaran langsung. Bahkan kaus kaki yang disimpannya di dalam tas pun hilang.
Seorang saksi mata dilaporkan mengatakan kepadanya bahwa seseorang terlihat membawa kamera saku dan barang-barang miliknya yang diselipkan di dalam kaus kaki.
Lao menduga bahwa tersangka, yang mengenakan penutup kepala hitam, melarikan diri dengan menghilang ke semak-semak di dekatnya.
Salah satu paspor ditemukan di bawah pohon taman. Ia yakin pencuri itu membuangnya. Saat ini prioritasnya adalah menemukan dua paspor lainnya.
Turis tersebut percaya pencurian itu mungkin melibatkan sekelompok orang. Ia juga menduga bahwa pria yang ia hadapi mungkin bukan orang yang mengambil tasnya, tetapi seseorang yang ditugaskan untuk mengumpulkan barang curian.
Ia mengaku telah meninjau rekaman CCTV dari Gardens by the Bay dan mengatakan pria itu tampaknya menghindari kamera pengawasan saat bergerak di sekitar taman. Kepolisian Singapura mengkonfirmasi bahwa laporan telah diajukan dan investigasi sedang berlangsung.
(bnl/wsw)