BP Batam: Lahan 1,6 hektare MABIH sudah siap dibangun
BP Batam: Lahan 1,6 hektare MABIH sudah siap dibangun
Kamis, 24 September 2026 17:16 WIB
Deputi BP Batam Bidang Investasi Fary Djemy Francis (kiri) di Rempang Batam, Kepri. ANTARA/Amandine Nadja
Batam (ANTARA) - Badan Pengushaan (BP) Batam memastikan lahan seluas 1,6 hektare untuk pembangunan Mayapada Apollo Batam International Hospital (MABIH) di Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), telah siap digunakan untuk memulai pembangunan.
Deputi BP Batam Bidang Investasi Fary Djemy Francis mengatakan penyelesaian pengelolaan lahan tersebut menjadi salah satu hasil rapat BP Batam bersama Mayapada Group terkait sejumlah isu dalam pengembangan proyek rumah sakit wisata kesehatan tersebut.
“Tadi sudah kita selesaikan urusan berkaitan dengan PL (Penetapan Lokasi) untuk 1,6 hektare. Sementara yang 1,2 hektare masih berproses,” kata Fary di Batam, Kamis.
Ia mengatakan lahan seluas 1,2 hektare tersebut akan digunakan untuk kebutuhan pendukung rumah sakit, termasuk area parkir dan bangunan penunjang lainnya, sementara 1,6 hektare yang sudah ditetapkan merupakan lahan untuk pembangunan gedung rumah sakit.
Ia mengatakan proses penetapan lokasi tersebut masih berjalan dan ditargetkan dapat diselesaikan seiring dengan tahapan pembangunan.
Menurut Fary, pengelola KEK juga telah melaporkan rencana mulai mengirimkan alat berat pada pekan depan untuk memulai pekerjaan pembangunan.
“Tadi kami juga sudah mendapat laporan dari pengelola KEK, mulai minggu depan akan mengirim alat berat untuk melakukan proses pembangunan, beriringan dengan urusan yang berkaitan dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) diselesaikan,” kata dia.
Ia mengatakan Kedeputian Investasi BP Batam terus menggesa agar proyek MABIH segera diluncurkan dalam waktu dekat.
“Kami dari Direktorat Kedeputian Investasi memasukkan KEK Pariwisata Kesehatan ini dalam list ‘ready to invest’. Ada beberapa investasi yang kita perintahkan untuk dipercepat dalam 100 hari ini dan sudah harus launching,” ujarnya.
Fary berharap pembangunan fisik MABIH mulai berjalan pada November 2026 dengan target penyelesaian proyek pada 2027.
“Nilai investasi proyek tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp1,7 triliun,” kata dia.
Sebagai informasi, MABIH merupakan rumah sakit wisata kesehatan pertama di KEK Batam yang dikembangkan melalui kolaborasi Mayapada Group dengan jaringan rumah sakit asal India, Apollo Hospitals.
Rumah sakit tersebut dibangun di kawasan Sekupang, tepatnya di sekitar Taman Rusa Sekupang, dengan total lahan sekitar 2,9 hektare. Sebelumnya, peletakan batu pertama proyek MABIH telah dilakukan pada Agustus 2025.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BP Batam pastikan lahan 1,6 hektare MABIH sudah siap dibangun
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.