kingsheadwye.com

BPS catat inflasi tahunan di Lampung pada Agustus capai 3,53 persen

Bandarlampung (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat inflasi tahunan di provinsi itu pada Agustus 2026 mencapai sebesar 3,53 persen.

"Pada Agustus 2026 inflasi tahunan Provinsi Lampung sebesar 3,53 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,16," ujar Pranata Komputer Ahli Madya BPS Provinsi Lampung Hermawan Prasetyo berdasarkan keterangannya secara daring di Bandarlampung, Selasa.

Ia mengatakan berdasarkan wilayah cakupan IHK, inflasi tertinggi terjadi di Kota Bandarlampung sebesar 3,86 persen, dengan IHK sebesar 110,69 dan terendah ada di Kabupaten Lampung Timur sebesar 2,90 persen dengan IHK sebesar 114,62.

"Inflasi tahunan ini terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks atau inflasi kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 3,61 persen, kelompok pakaian dan alas kaki 2,60 persen," katanya.

Kemudian kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga 2,15 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 3,00 persen, kelompok kesehatan 3,36 persen, kelompok transportasi 5,53 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 2,06 persen, kelompok pendidikan 2,70 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran 1,62 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 9,42 persen.

"Dan sejumlah komoditas yang memberikan andil inflasi tahunan adalah emas perhiasan sebesar 0,39 persen, bensin 0,29 persen, beras 0,23 persen, minyak goreng 0,21 persen dan daging ayam ras 0,21 persen," ucap dia.

Dia melanjutkan tingkat inflasi bulan per bulan di Agustus 2026 tercatat sebesar 0,23 persen, dan tingkat inflasi year to date di Agustus 2026 sebesar 2,16 persen.

"Untuk bulan per bulan daerah dengan inflasi tertinggi adalah Kabupaten Mesuji yakni sebesar 0,26 persen dengan IHK sebesar 117,19. Sedangkan yang terendah adalah Kota Metro sebesar 0,22 persen dengan IHK 110,68," tambahnya.

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.