Bukan Dendam! Ini Jawaban Ruben Amorim Setelah AC Milan Cukur Manchester United

Kemenangan 4-2 AC Milan atas Manchester United ternyata tidak membuat Ruben Amorim menyimpan dendam terhadap mantan klubnya. Pelatih asal Portugal itu justru mengaku masih mencintai Manchester United, meski pertemuan kembali dengan klub lamanya berakhir dengan kekalahan telak.
Duel pramusim di Wroclaw, Polandia, menjadi reuni pertama Amorim dengan Manchester United setelah dipecat klub Premier League tersebut pada Januari. Kali ini, ia berada di kubu AC Milan dan berhasil membawa timnya bangkit dua kali sebelum mengunci kemenangan.
Harry Maguire lebih dulu membawa Manchester United unggul. Samuel Chukwueze kemudian menyamakan skor untuk AC Milan.
Setelah itu, pertandingan berubah cepat pada babak kedua. Alphadjo Cisse, Goncalo Ramos, dan Ruben Loftus-Cheek mencetak gol dalam rentang hanya 14 menit. Patrick Dorgu sempat mencetak gol untuk Manchester United, tetapi Milan tetap keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2.
Amorim Tak Menganggap Kemenangan Ini Istimewa
Meski berhasil mengalahkan klub yang pernah dilatihnya, Amorim tidak menganggap kemenangan tersebut memiliki makna khusus.
Menurutnya, pertandingan melawan Manchester United tetap sebatas laga pramusim. Fokus utama AC Milan kini adalah mempersiapkan diri menghadapi Torino pada musim kompetisi berikutnya.
BACA JUGA:
“Pertandingan ini tidak penting. Kami harus menang melawan Torino. Itu akan menjadi pertandingan yang benar-benar berbeda,” kata Amorim kepada media Italia.
Ia mengakui AC Milan mendapatkan lebih banyak ruang untuk bermain saat menghadapi Manchester United. Hasil positif tersebut juga membuat suasana di dalam tim terasa lebih baik.
Namun, Amorim masih menemukan satu masalah yang harus segera diperbaiki. Ia tidak puas dengan cara Milan kebobolan.
“Kami harus khawatir dengan cara kami kebobolan gol. Karena kami memberikan gol-gol itu kepada lawan. Itu terjadi saat melawan Celtic dan hari ini,” ujarnya.
Amorim menilai performa timnya memang terus membaik, tetapi hasil pramusim tidak bisa dijadikan ukuran utama.
“Pramusim tidak penting, kami harus menang musim depan,” tegasnya.
Tak Ada Perasaan Negatif untuk Manchester United
Pertanyaan soal kemenangan atas Manchester United kemudian mendapat jawaban yang cukup jelas dari Amorim.
Apakah hasil tersebut terasa lebih manis karena lawannya adalah mantan klub?
Jawabannya tidak.
Amorim mengatakan dirinya tidak lagi membawa perasaan negatif terhadap Manchester United sejak bergabung dengan AC Milan. Ia justru mengaku bangga pernah menjadi bagian dari klub tersebut.
“Tidak, ini pertandingan normal. Sejak saya menandatangani kontrak dengan Milan, saya tidak merasakan apa pun terhadap Manchester United,” kata Amorim.
“Saya bangga pernah berada di Manchester United dan saya masih mencintai Manchester United, tetapi setelah bergabung dengan Milan, saya tidak merasakan hal negatif terhadap apa pun karena saya sangat bahagia.”
Amorim juga merasa berada di tempat yang seharusnya.
“Saya berada di tempat yang seharusnya. Jadi saya hanya ingin terus berada di sini. Saya ingin memenangkan pertandingan pramusim untuk memberikan gambaran yang bagus kepada para penggemar kami,” lanjutnya.
Sikap tersebut cukup kontras dengan perjalanan Amorim di Old Trafford. Masa baktinya bersama Manchester United berakhir setelah hanya 14 bulan.
Dalam periode tersebut, catatannya di Premier League jauh dari memuaskan. Ia hanya mencatat persentase kemenangan 31,9 persen, dengan 15 kemenangan dari 47 pertandingan liga.
Kini, Amorim mencoba membuka lembaran baru bersama AC Milan.
Carrick Akui Manchester United Tampil Buruk
Di kubu Manchester United, Michael Carrick tidak menutupi kekecewaan terhadap penampilan timnya.
Carrick tetap menilai pramusim secara keseluruhan memberikan banyak hal positif. Menurutnya, kelompok pemain Manchester United semakin solid dan mendapatkan banyak pengalaman dari pertandingan yang sudah dijalani.
Namun, ia mengakui performa melawan AC Milan memang tidak sesuai harapan.
“Hari ini kami kecewa karena kami tidak bermain dengan baik. Ada beberapa alasan untuk itu. Kami harus belajar dan berkembang,” ujar Carrick kepada MUTV.
Beberapa pemain Manchester United juga baru mendapatkan menit bermain pertama mereka. Carrick mengakui ada berbagai faktor yang memengaruhi penampilan tim, tetapi ia tidak ingin menjadikannya sebagai alasan.
“Bagaimanapun, tidak ada alasan. Kami memang tidak bermain dengan baik hari ini,” katanya.
Carrick tetap percaya Manchester United siap menghadapi musim baru. Ia menilai para pemain akan mendapatkan manfaat dari menit bermain selama pramusim, sementara sesi latihan berikutnya akan digunakan untuk melakukan pembenahan.
Menurutnya, suasana pertandingan liga akan berbeda dibandingkan pramusim. Manchester United juga akan kembali berlatih bersama seluruh skuad di Carrington.
“Seluruh skuad akan kembali, kembali ke Carrington. Kami menantikan awal musim,” ujar Carrick.
- Tag
- AC Milan
- Manchester United
- Ruben Amorim