Bulog NTT pastikan stok beras 30.000 ton aman tiga bulan
Kupang, NTT (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) memastikan stok beras cadangan pemerintah sebanyak 30.000 ton dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan.
Kepala Perum Bulog Kanwil NTT Arrahim K. Kanam di Kupang, Kamis, mengatakan stok tersebut tersebar di seluruh gudang Bulog di wilayah NTT dan disiapkan untuk mendukung penyaluran bantuan pangan, program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta mengantisipasi kondisi darurat.
"Masyarakat NTT tidak perlu khawatir. Saat ini stok beras cadangan pemerintah yang dikuasai Bulog NTT mencapai 30.000 ton. Jumlah ini kami pastikan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan," katanya.
Adapun di NTT, kebutuhan beras diperkirakan mencapai sekitar 5.000 ton per bulan.
Baca juga: Kepala Bapanas pastikan ketersediaan beras RI kuat hadapi kekeringan
Arrahim mengatakan Bulog terus melakukan pemantauan dan pengelolaan rantai pasok agar distribusi beras berjalan lancar di seluruh kabupaten dan kota di NTT.
Menurut dia, Bulog juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, serta pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Selain beras, Bulog NTT juga memastikan ketersediaan komoditas pangan lainnya, seperti minyak goreng dan gula pasir, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Ia menambahkan Bulog akan terus melakukan pengadaan beras secara berkelanjutan dan mengoptimalkan distribusi hingga ke wilayah kepulauan dan daerah terluar guna menjaga ketahanan pangan di NTT.
Baca juga: Kementan percepat tanam Oplah dan CSR tingkatkan produksi pangan
Lebih lanjut, Arrahim mengatakan Perum Bulog Kanwil NTT telah menuntaskan penyaluran bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026 kepada 837.612 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di 22 kabupaten/kota di NTT. Penyaluran tersebut berlangsung pada periode 1 April hingga 30 Juni 2026.
Ia menyampaikan bantuan yang disalurkan terdiri atas 16.752.240 kilogram beras dan 3.350.448 liter minyak goreng. Adapun seluruh komoditas bantuan telah diterima oleh masyarakat penerima di berbagai wilayah NTT.
Pewarta: Yoseph Boli Bataona
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.